Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ikut Terjaring OTT Kasus Korupsi Pengadaan, Keponakan Bupati Muara Enim Resmi Jadi Tersangka

Ikut Terjaring OTT Kasus Korupsi Pengadaan, Keponakan Bupati Muara Enim Resmi Jadi Tersangka Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi turut mengamankan keponakan dari Bupati Muara Enim Edison bernama Adi Triadi. Kerabat kepala daerah tersebut ikut diciduk dalam operasi tangkap tangan yang berkaitan dengan kasus pengadaan.

Pihak lembaga antirasuah kini telah resmi menetapkan keponakan Bupati Edison itu sebagai tersangka. "Benar merupakan kerabat (keponakan) Bupati," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Aparat penegak hukum mengonfirmasi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara ini. Tersangka pertama adalah Bupati Muara Enim bernama Edison.

Tersangka kedua merupakan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026 bernama Abi Nurwardani. Tersangka ketiga adalah Adi Triyadi yang merupakan keponakan Bupati.

Tersangka keempat berasal dari pihak swasta yaitu Marketing PT Millenium Solusi Abadi bernama Cory Erin Hardi. Pihak komisi antirasuah dilaporkan belum merinci detail perkara hingga peran dari masing-masing tersangka.

Konstruksi perkara korupsi ini akan disampaikan secara resmi lewat agenda konferensi pers sore ini. "Nanti kami akan sampaikan secara lengkap bagaimana konstruksi perkara ini, pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, yang kemudian dilakukan penahanan," tutur Budi.

Rangkaian operasi tangkap tangan di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan dilakukan pada Minggu malam. Hasilnya menetapkan Bupati Muara Enim sebagai tersangka suap proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Dari 4 pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, ada dari sisi PN (Penyelenggara Negara), ada juga dari sisi swasta," ungkap Budi. Tim satgas antirasuah juga berhasil menyita barang bukti uang dengan nominal yang besar.

Baca Juga: Pakai Rekening Nomine Office Boy, Temuan Uang Korupsi Bupati Muara Enim Edison Bertambah jadi Rp2 Miliar

KPK total menyita uang tunai mencapai Rp2 miliar dari hasil operasi senyap tersebut. "Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang dalam bentuk tunai rupiah, dolar, kemudian riyal," kata Budi.

Selain uang tunai, tim penyidik juga turut melakukan penyitaan terhadap saldo di dalam rekening. Rekening tersebut diduga kuat digunakan sebagai wadah penampungan uang suap dari pihak swasta.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy