Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Melejit 4,12%, Damai AS-Iran Bikin Saham Bank dan Komoditas Terbang

IHSG Melejit 4,12%, Damai AS-Iran Bikin Saham Bank dan Komoditas Terbang Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 4,12% atau 247,31 poin ke level 6.254,97 pada perdagangan Senin. Reli tajam tersebut ditopang penguatan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar dan emiten komoditas, seiring membaiknya sentimen pasar global.

Data perdagangan menunjukkan IHSG bergerak di rentang 6.118,08 hingga 6.345,80 sepanjang sesi perdagangan. Nilai transaksi mencapai Rp29,74 triliun dengan volume 49,47 miliar saham dan frekuensi transaksi 3,17 juta kali.

Penguatan pasar berlangsung merata. Sebanyak 633 saham menguat, 133 saham melemah, dan 193 saham stagnan.

Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi motor utama penguatan indeks. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 5,91% ke level Rp6.275 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp765 triliun. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 7,14% ke Rp4.500 per saham, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 4,91% ke Rp2.990 per saham.

Di kelompok saham komoditas, penguatan signifikan terjadi pada PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang melonjak 24,5%, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 17,8%, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat 15,7%.

Reli juga terlihat pada sejumlah saham lapis kedua. PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) memimpin daftar penguatan dengan kenaikan 33,78%, disusul PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang melonjak 28,57%, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 25%, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) menguat 24,88%, dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) naik 24,86%.

Baca Juga: Saham Himbara Bawa IHSG Terbang, Danantara: Bukti BUMN Sedang di Puncak Performa

Baca Juga: IHSG Dibuka Melesat 2,84 Persen, 469 Saham Berada di Zona Hijau

Sementara itu, saham yang mengalami tekanan terbesar antara lain PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang turun 11,21%, PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) melemah 10%, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) terkoreksi 9,09%, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) turun 8,82%, dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) melemah 8,8%.

Seluruh indeks sektoral tercatat berada di zona hijau. Penguatan terbesar dipimpin sektor bahan baku (basic materials) dan energi yang menjadi sektor paling diuntungkan pada perdagangan hari ini.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia juga meningkat menjadi Rp10.902 triliun seiring kenaikan harga saham di berbagai sektor.

Mirae Asset Sekuritas menilai sentimen positif dari perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran menjadi salah satu faktor yang mendorong penguatan pasar saham domestik. Pada akhir perdagangan sesi I, IHSG sempat melonjak 5,03% ke level 6.310.

Menurut riset Mirae Asset Sekuritas, kenaikan saham-saham komoditas seperti BRMS, BUMI, dan AMMN mengiringi reli saham-saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI.

Selain itu, seluruh indeks sektoral bergerak menguat dengan kenaikan terbesar terjadi pada sektor bahan baku dan energi.

Bursa-bursa utama Asia juga mencatat penguatan setelah muncul kabar positif mengenai tercapainya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri