Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Janji Presiden Prabowo: Harga Pertalite dan Solar Haram Naik, Pertamax Menyesuaikan Pasar

Janji Presiden Prabowo: Harga Pertalite dan Solar Haram Naik, Pertamax Menyesuaikan Pasar Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memberikan jaminan kepastian bahwa komoditas bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite dan Solar tidak akan mengalami kenaikan tarif. Kebijakan strategis ini sengaja diambil guna melindungi tingkat perekonomian kelompok masyarakat rentan di dalam negeri.

Komitmen perlindungan tersebut dipastikan tetap berjalan kokoh di bawah arahan langsung dari Presiden RI. Pihak otoritas menegaskan harga jual komoditas subsidi ini tidak akan berubah meskipun situasi geopolitik global sedang menghadapi tekanan berat.

"Kalau untuk BBM subsidi ini dipastikan oleh Pak Presiden, sesuai yang disampaikan oleh juga Menteri ESDM, untuk BBM subsidi Pertalite dan Solar tidak akan mengalami kenaikan. Tujuannya apa? Untuk melindungi masyarakat rentan, kalau mungkin bisa meminjam istilah Pak Kepala, melindungi wong cilik," ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia.

"Inilah kebijakan Presiden untuk menjaga BBM subsidi tidak naik harganya, sesulit apa pun kondisi geopolitik di luar sana, ini yang tetap dijaga," sambungnya memberikan kepastian.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Fluktuatif, Kementerian ESDM Sebut Pertamax Masih Bisa Turun Harga

Di sisi lain, pergerakan nilai komoditas non-subsidi seperti Pertamax dipastikan akan tetap bergerak fleksibel mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia. Penyesuaian tarif pada sektor non-subsidi tersebut terpaksa dilakukan demi menjaga keberlangsungan pasokan energi nasional.

Langkah penahanan harga jual eceran Pertamax sebenarnya sudah diupayakan lebih lama dibandingkan dengan kebijakan di negara luar. Namun, dinamika pasar global pada akhirnya membuat nilai jual Pertamax harus disesuaikan ke angka Rp16.250 per liter.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy