Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ke Mana Larinya Uang Ruben Onsu? Pengadilan Cuma Wajibkan Rp75 Juta, Sarwendah Minta Rp225 Juta

Ke Mana Larinya Uang Ruben Onsu? Pengadilan Cuma Wajibkan Rp75 Juta, Sarwendah Minta Rp225 Juta Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah kubu Ruben mengungkap fakta baru soal nafkah anak pasca perceraian mereka. Nilai yang semula diputuskan pengadilan disebut jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran yang selama ini diminta kepada Ruben.

Perbedaan angka tersebut kini memunculkan tanda tanya dari pihak Ruben Onsu. Pasalnya, biaya yang dikeluarkan setiap bulan disebut mencapai tiga kali lipat dari nominal yang telah ditetapkan dalam putusan pengadilan.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa putusan pengadilan secara tegas menetapkan nafkah anak sebesar Rp75 juta per bulan untuk ketiga anak mereka, yakni Thalia, Thania, dan anak angkat mereka, Betrand Peto Putra Onsu.

"Dari perincian yang ada itu sudah jelas dikasih tahu bahwa biaya nafkah anak Rp75 juta. Nilai itu terhitung untuk setiap anak mendapatkan Rp25 juta," kata kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, dalam tayangan YouTube Reyben Entertainment.

Baca Juga: Kini Bungkam, Dulu Sarwendah Bilang Gini soal Isu Pesugihan Gunung Kawi

Namun, menurut Minola, kenyataan di lapangan berbeda. Ruben justru harus mengeluarkan dana hingga Rp225 juta setiap bulan, jauh di atas angka yang diputuskan pengadilan.

Ia mengaku heran mengapa jumlah tersebut bisa membengkak.

"Kalau dahulu Onyo masih di sana tiga anak, maka per anak Rp25 juta per bulan. Namun, ternyata ada biaya lain yang harus dikeluarkan oleh Ruben Onsu bukan berdasarkan hal itu maka totalnya sampai Rp225 juta," ujarnya.

Minola mengungkapkan bahwa nominal Rp225 juta itu bahkan belum termasuk penggunaan kartu kredit yang juga ikut dibebankan kepada Ruben.

"Jadi, artinya ditagih juga ada pemakaian kartu rupiah. Di situ klien kami diminta untuk membagi dua pembayarannya 'kita 50-50 ya'," ungkap Minola.

Menurut Minola, kondisi tersebut akhirnya membuat Ruben mempertanyakan secara langsung rincian penggunaan dana yang terus diminta setiap bulannya.

Sayangnya, kata dia, pertanyaan itu tidak pernah mendapat penjelasan yang rinci.

Baca Juga: Sarwendah Tak Bisa Diajak Kerja Sama, Ruben Onsu Akhirnya Resmi Gugat Hak Asuh Anak

"Ketika klien kami bertanya pemakaiannya untuk apa, nggak pernah diinformasikan. Paling penting anak-anak paham tidak bahwa Ruben Onsu selama ini memberikan biaya pendidikan, biaya nafkah anak, termasuk biaya liburan," sebutnya.

Lebih lanjut, Minola menilai keterbukaan mengenai biaya yang selama ini ditanggung Ruben penting diketahui anak-anak mereka. Ia meyakini hal itu akan menghilangkan kecanggungan yang muncul ketika anak-anak bertemu dengan ayahnya setelah lama tidak bersama.

"Apabila semua itu diberitahu kepada anak-anaknya, maka saat anak-anak bertemu Ruben Onsu tidak memiliki sikap canggung terhadap ayahnya meski sudah lama tidak bertemu," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: