Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gianni Infantino Akhirnya Buka Suara soal Balogun, Bantah Donald Trump Intervensi FIFA

Gianni Infantino Akhirnya Buka Suara soal Balogun, Bantah Donald Trump Intervensi FIFA Kredit Foto: FIFA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan penjelasan terkait polemik penangguhan kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Ia menegaskan keputusan tersebut diambil melalui mekanisme yang diatur dalam regulasi FIFA.

Kontroversi muncul setelah Balogun tetap diizinkan bermain saat Amerika Serikat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Padahal, pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya menerima kartu merah pada laga sebelumnya.

FIFA menangguhkan hukuman Balogun berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Sanksi itu ditangguhkan dalam masa percobaan selama satu tahun sehingga sang pemain bisa kembali tampil.

Keputusan tersebut memicu tudingan adanya campur tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Isu itu mencuat karena Trump disebut melakukan komunikasi dengan Gianni Infantino sebelum keputusan diumumkan.

Infantino mengakui dirinya memang menerima telepon dari Trump. Namun, ia membantah percakapan tersebut memengaruhi keputusan Komite Disiplin FIFA.

"Saya telah melihat komentar publik terkait keputusan Komite Disiplin independen FIFA mengenai skorsing Folarin Balogun, dan saya ingin menegaskan kembali prinsip fundamental dari tata kelola FIFA."

"Memang betul, saya rutin berdiskusi mengenai hal-hal terkait Piala Dunia FIFA dengan Presiden Amerika Serikat, dan dalam masalah ini, saya memang menerima telepon dari Presiden Donald Trump, sama seperti saya menerima telepon dari para kepala negara, pejabat pemerintah, pemangku kepentingan sepakbola, dan eksekutif bisnis dari seluruh dunia mengenai berbagai isu yang berbeda."

Infantino mengatakan dirinya menjelaskan kepada Trump bahwa proses hukum sedang berjalan di badan peradilan FIFA yang bersifat independen. Ia menegaskan keputusan akan ditentukan sesuai aturan yang berlaku.

"Dalam percakapan kami, saya menjelaskan bahwa sedang ada proses hukum yang berjalan yang melibatkan badan peradilan independen FIFA, dan bahwa kasus tersebut akan diputuskan pada waktunya oleh badan-badan yang berwenang. Begitulah cara kerja sistem FIFA, dan itu adalah prinsip yang akan selalu saya pertahankan."

Baca Juga: UEFA Sebut Keputusan FIFA soal Balogun Rusak Kredibilitas Piala Dunia 2026

Infantino juga menegaskan dirinya selalu menghormati setiap putusan badan peradilan FIFA. Menurutnya, independensi lembaga tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas kompetisi sepak bola.

"Namun, apa yang selalu saya lakukan adalah menghormati keputusan-keputusan tersebut dan otonomi dari badan yang membuatnya. Apakah kita secara pribadi menyukai suatu keputusan atau tidak, itu tidak relevan. Penghormatan terhadap lembaga-lembaga independen dan supremasi hukum adalah hal yang melindungi integritas kompetisi kita dan kredibilitas FIFA setiap saat."

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy