Bukan Prabowo, Indonesia Akhirnya Kirim Utusan ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Indonesia memutuskan mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah sebelumnya hanya berencana diwakili oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan dirinya bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani dijadwalkan menghadiri prosesi pemakaman yang akan berlangsung pada Kamis (9/7/2026). Hingga kini, pemerintah masih menunggu konfirmasi dari otoritas Iran terkait waktu dan lokasi kehadiran delegasi Indonesia.
Sugiono menjelaskan, pada awalnya pemerintah memutuskan agar Indonesia diwakili oleh Duta Besar RI untuk Iran. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan sejumlah kendala teknis, termasuk padatnya agenda kenegaraan di Indonesia serta kesibukan sejumlah pejabat tinggi yang tidak memungkinkan mereka melakukan perjalanan ke Iran.
Namun, rencana itu berubah setelah pemerintah memperoleh konfirmasi dari otoritas Iran bahwa akses dalam prosesi pemakaman hanya diberikan kepada pejabat dengan tingkat jabatan di atas duta besar.
Atas dasar itu, pemerintah memutuskan mengirimkan delegasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Luar Negeri bersama Ketua MPR RI sebagai bentuk penghormatan kepada Ali Khamenei.
Menurut Sugiono, komunikasi dengan pemerintah Iran terus dilakukan mengingat besarnya penghormatan yang diberikan kepada Ali Khamenei serta tingginya jumlah pelayat yang diperkirakan hadir dalam prosesi tersebut. Otoritas Iran masih mengatur lokasi yang memungkinkan untuk menerima delegasi Indonesia.
Prosesi penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei dimulai di Teheran pada Senin. Selanjutnya, rangkaian penghormatan dijadwalkan berlangsung di Kota Qom pada Selasa (8/7/2026), sebelum jenazah dibawa ke Baghdad, Najaf, dan Karbala di Irak pada Rabu (8/7/2026). Setelah itu, jenazah akan kembali ke kota kelahirannya di Mashhad untuk dimakamkan pada Kamis (9/7/2026).
Media Iran melaporkan lebih dari 50 negara mengirimkan delegasi resmi untuk memberikan penghormatan terakhir. Delegasi tersebut terdiri atas kepala negara, kepala pemerintahan, pimpinan parlemen, menteri, wakil menteri, hingga utusan khusus.
Sejumlah pejabat tinggi yang telah hadir antara lain Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev sebagai utusan khusus Presiden Vladimir Putin, Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Georgia Mikhail Kavlashvili, Ketua Majelis Nasional Pakistan Ayaz Sadiq, Ketua Parlemen Qatar Hassan bin Abdullah Al-Ghanim, Ketua Senat Mesir Essam al-Din Ahmed Muhammad Farid, serta Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Walid bin Abdulkarim Al-Khuraiji.
Selain itu, hadir pula perwakilan tingkat tinggi dari China, Kazakhstan, Lebanon, Afghanistan, Irak, Azerbaijan, Namibia, Myanmar, Tanzania, Sri Lanka, Oman, Nikaragua, Malaysia, Tunisia, dan Thailand.
Organisasi internasional seperti Economic Cooperation Organization (ECO) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC) juga mengirimkan delegasi resmi dalam prosesi penghormatan tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat