Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indonesia Kedatangan 'Tamu' Tidak Tahu Malu, Prabowo: Datang Tak Diundang, Lama-lama Ngerampok RI

Indonesia Kedatangan 'Tamu' Tidak Tahu Malu, Prabowo: Datang Tak Diundang, Lama-lama Ngerampok RI Kredit Foto: Youtube Sekretariat Kabinet
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kritik keras terhadap pihak-pihak yang menurutnya datang ke tanah air dengan dalih menjalin hubungan dagang, tetapi pada akhirnya justru mengambil keuntungan secara tidak adil dari kekayaan nasional.

Prabowo mengatakan bahwa dirinya tahu bahwa masyarakat negara ini dikenal ramah dan terbuka kepada siapa pun yang datang sebagai tamu. Namun, menurutnya, sikap terbuka itu terkadang dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang datang dengan tujuan berbeda dari yang disampaikan pada awalnya.

Baca Juga: Nasib Amerika Dipermalukan Belgia 4-1 di Piala Dunia Jadi Bahan Candaan Eropa di KTT NATO

"Itu sifat kita bahwa kita suka dengan tamu. Hanya kadang-kadang ada tamu tidak tahu diri. Sudah tidak diundang, datang ke sini, katanya mau dagang, lama-lama ngerampok," ujar Prabowo dalam Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Menurut Presiden, Indonesia sejak lama memiliki budaya menghormati tamu tanpa membedakan asal-usul maupun latar belakangnya. Nilai tersebut merupakan bagian dari karakter bangsa yang perlu dipertahankan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keramahan tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang justru merugikan kepentingan nasional.

Ia tidak menyebut secara spesifik siapa yang dimaksud dalam pernyataannya. Namun, pidato tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah harus tetap menjaga kepentingan ekonomi nasional di tengah hubungan dengan berbagai pihak dari luar negeri.

Prabowo, dalam kesempatan yang sama, juga menyinggung pentingnya memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi agar tanah air memiliki fondasi ekonomi yang lebih mandiri dan tidak mudah bergantung kepada pihak luar.

Menurutnya, kemandirian ekonomi menjadi salah satu cara agar kekayaan dan sumber daya alam tanah air dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat sendiri.

Baca Juga: Trump Kembali Bikin Elite Amerika Berang: Kita Diseret Lagi Menuju Perang Iran

Pernyataan Prabowo mengenai "tamu yang datang mengaku berdagang" namun kemudian "merampok" kekayaan negara menjadi salah satu bagian pidato yang paling banyak menyita perhatian dalam peringatan Hari Koperasi Nasional 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar