Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kredibilitas Messi Dipertanyakan! Diduga Manfaatkan Celah Aturan Baru Sepak Bola

Kredibilitas Messi Dipertanyakan! Diduga Manfaatkan Celah Aturan Baru Sepak Bola Kredit Foto: Argentina Official
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lionel Messi tak hanya harus menerima kenyataan gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. Kapten La Albiceleste itu juga menuai kritik dari sejumlah legenda sepak bola Inggris usai laga final melawan Spanyol.

Aksi Messi yang memprotes Marc Cucurella kepada wasit menjadi sorotan setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada partai puncak yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Insiden tersebut terjadi menjelang akhir pertandingan ketika tensi laga memanas usai gelandang Argentina, Enzo Fernandez, menerima kartu merah. Dalam situasi itu, Cucurella terlihat berbicara sambil menutupi mulutnya saat berdebat dengan Messi.

Melihat momen tersebut, Messi langsung menghampiri wasit dan tampak meminta agar tindakan Cucurella diperhatikan. Namun, wasit memilih tidak memberikan hukuman kepada bek kiri Spanyol tersebut.

Mantan kapten Timnas Inggris, Wayne Rooney, menjadi salah satu sosok yang paling keras mengkritik tindakan Messi. Menurutnya, aksi tersebut menunjukkan rasa frustrasi Argentina ketika pertandingan mulai lepas dari kendali mereka.

"Itu menunjukkan keputusasaan. Sangat mengecewakan melihat pemain sekaliber Messi mencoba memanfaatkan aturan baru agar lawannya berisiko mendapat kartu merah," kata Rooney.

Rooney juga menegaskan kritik tersebut bukan karena dirinya tidak menghormati Messi. Mantan penyerang Manchester United itu justru selama ini dikenal sebagai salah satu sosok yang beberapa kali memuji Messi sebagai pemain terbaik dunia.

Kritik yang lebih tajam datang dari mantan bek Arsenal dan Timnas Inggris, Lee Dixon. Ia menilai tindakan Messi justru tidak mencerminkan sosok pemimpin di lapangan.

"Messi bertindak seperti anak kecil. Dia lebih terlihat berusaha memanipulasi penerapan aturan daripada fokus membawa timnya kembali ke pertandingan," ujar Dixon.

Senada dengan Rooney dan Dixon, mantan kiper Timnas Inggris, Joe Hart, juga menilai insiden tersebut lebih menggambarkan frustrasi Argentina dibanding persoalan mengenai penerapan aturan pertandingan.

"Situasi itu lebih menunjukkan betapa frustrasinya Argentina daripada persoalan aturan permainan," tutur Hart.

Baca Juga: Gagal Juara, Messi Tetap Tinggalkan Rekor Gila di Piala Dunia 2026

Hart menilai Argentina mulai kehilangan ketenangan karena kesulitan membongkar pertahanan disiplin Spanyol. Situasi semakin berat setelah Enzo Fernandez diusir keluar lapangan sehingga La Albiceleste harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Secara statistik, Argentina memang kesulitan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Lionel Scaloni hanya mampu melepaskan dua tembakan, sedangkan Spanyol tampil lebih dominan hingga akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres pada menit ke-106.

Meski menuai kritik atas aksinya kepada wasit, warisan Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola tetap tidak berubah. Seusai pertandingan, pemain berusia 39 tahun itu bahkan tampak menangis setelah gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia.

Namun, insiden bersama Cucurella menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan setelah final berakhir. Bagi Rooney, Dixon, hingga Hart, tindakan Messi tersebut dinilai menjadi gambaran frustrasi Argentina ketika peluang mempertahankan trofi mulai sirna.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama