Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Otamendi Semprot Rodri Usai Final Piala Dunia 2026, Singgung Laporte yang Disebut Menangis Seminggu

Otamendi Semprot Rodri Usai Final Piala Dunia 2026, Singgung Laporte yang Disebut Menangis Seminggu Kredit Foto: Instagram.com/433
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 ternyata belum mengakhiri panasnya perseteruan kedua tim. Bek senior Albiceleste, Nicolas Otamendi, justru meluapkan emosinya kepada kapten Spanyol, Rodri, seusai pertandingan.

Insiden itu terjadi setelah Spanyol memastikan gelar juara dunia berkat kemenangan tipis 1-0 atas Argentina di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Seusai peluit panjang berbunyi, sejumlah pemain dari kedua kubu terlibat adu mulut hingga saling dorong.

Ketegangan bermula ketika Leandro Paredes terlibat keributan dengan Eric Garcia dan Gavi. Situasi kemudian melebar hingga menyeret Otamendi yang terlihat mendatangi Rodri dengan nada tinggi.

Dalam percakapan yang terekam kamera, Otamendi menuding kubu Spanyol sudah lebih dulu menciptakan tensi sebelum laga melalui komentar-komentar mereka soal wasit dan gaya bermain Argentina.

"Berhenti bicara, bodoh, kalian menangis sepanjang pekan ini. Kalian menangis seminggu ini, kau dan Laporte, kalian berdua. Itu tidak keren. Kau merengek soal wasit, bung," kata Otamendi kepada Rodri.

Rodri yang tampak terkejut kemudian membalas dengan mempertanyakan maksud rekannya tersebut.

"Laporte? Apakah kau tak melihat apa yang dia katakan minggu ini?" lanjut Otamendi dengan nada kesal.

Rodri hanya menunjukkan gestur tidak mengetahui persoalan tersebut sebelum akhirnya memilih meninggalkan perdebatan.

Ucapan Otamendi ternyata merujuk pada pernyataan Aymeric Laporte beberapa hari sebelum final berlangsung. Bek Spanyol itu sempat menuding Argentina kerap lolos dari hukuman wasit meski bermain keras sepanjang Piala Dunia 2026.

"Memang benar dalam pertandingan baru-baru ini kita telah melihat hal-hal yang benar-benar mengejutkan kita - tindakan yang dibiarkan begitu saja. Terutama dengan Argentina," ujar Laporte dalam wawancara bersama Marca.

Laporte juga menilai permainan Argentina sering kali melewati batas sehingga seharusnya mendapat hukuman lebih tegas dari pengadil lapangan.

Baca Juga: Lionel Scaloni Pastikan Lionel Messi Belum Pensiun, Siap Terus Bela Timnas Argentina

"Mereka adalah tim yang suka meninggalkan bekas pada lawan mereka. Hal semacam itu seharusnya tidak diperbolehkan dalam sepakbola - terutama dalam kompetisi besar - karena dapat membuat Anda gelisah dan marah," tegasnya.

Komentar itulah yang diduga masih membekas di benak Otamendi hingga final usai. Bek berusia 38 tahun itu tampak menjadikan pernyataan Laporte sebagai alasan utama meluapkan emosinya kepada Rodri.

Sebelumnya, Argentina memang beberapa kali menjadi sorotan sepanjang Piala Dunia 2026. Sejumlah lawan seperti Aljazair, Mesir, hingga Swiss sempat mempertanyakan keputusan wasit yang dinilai lebih menguntungkan Lionel Messi dan kawan-kawan. Namun, seluruh kritik tersebut tidak mengubah hasil akhir hingga Argentina akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol di partai puncak.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama