Kredit Foto: Istimewa
Mulyono, sahabat masa kuliah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Fakultas Kehutanan UGM, kembali menjadi sorotan publik setelah bertemu Jokowi di kediamannya di Surakarta, Senin (20/7/2026).
Pertemuan itu berlangsung bersama delapan rekan seangkatan Jokowi, menjelang sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengakui bahwa pertemuan dengan teman-teman kuliahnya merupakan bagian dari persiapan menghadapi persidangan.
"Mempersiapkan diri rekan-rekan saya seangkatan. Ya betul (persiapan sidang)," kata Jokowi, dikutip Rabu (22/7).
Mulyono sendiri tampil sederhana dengan kemeja hijau dan celana jeans biru, tanpa topi yang biasanya ia kenakan.
Nama Mulyono mulai dikenal publik sejak reuni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 pada Juli 2025. Kesamaan namanya dengan nama kecil Jokowi membuatnya jadi perhatian.
Namun, ia sempat diterpa tudingan dari dokter Tifa yang menyebut dirinya bukan alumni UGM, melainkan seorang calo tiket di Terminal Tirtonadi Solo.
"Ada lagi 'Alumni UGM Angkatan 80' yang mengaku bernama Mulyono, dan skripsinya ambil bidang Ekonomi Manajemen. Setelah BIN bekerja, bukan BIN yang itu tetapi Badan Intelijen Netizen, ketahuan, ternyata Mulyono 'Alumni UGM bidang Ekonomi Manajemen' ini nama aslinya Wakidi, calo Terminal Bus Tirtonadi Solo. Pantessaan, kok saya ragu ya, ada Alumni UGM seperti ini, masa Insinyur beli gigi palsu ngga sanggup?" cuit dokter Tifa di X pada Minggu (27/8/2025).
Tuduhan itu kemudian dibantah oleh sejumlah pihak, termasuk kader PSI Dian Sandi Utama yang mengunggah biodata Mulyono saat kuliah di UGM.
Dari biodata tersebut, diketahui Mulyono lahir di Sukoharjo pada 19 Juni 1961, masuk UGM tahun 1980, dan lulus dari Fakultas Kehutanan pada 1987. Ia tercatat sebagai mahasiswa dengan nomor induk 80/34419/KT/1684. Foto wisuda yang beredar menunjukkan Mulyono mengenakan jas, kemeja putih, dan dasi.
Sementara itu, tudingan bahwa Mulyono adalah calo tiket di Terminal Tirtonadi terbantahkan. Petugas dan agen tiket di terminal mengaku tidak mengenalnya, bahkan nama Mulyono tidak tercatat dalam data resmi Himpunan Agen Bus Malam (Habma). Sumaryo Umar Sahid, penjual tiket senior di terminal, juga menegaskan tidak pernah bertemu dengan sosok yang disebut-sebut sebagai calo tersebut.
Baca Juga: Usai Dicap Ulur-ulur Waktu, Jadwal Praperadilan Kasus Ijazah Jokowi Ke-3 Roy Suryo Tiba-tiba Dikebut
Dian Sandi menilai tudingan terhadap Mulyono hanyalah fitnah. Ia menegaskan bahwa Mulyono memang benar alumni UGM dan bukan calo tiket sebagaimana dituduhkan.
Kehadiran Mulyono bersama Jokowi dan rekan-rekan kuliahnya kini menjadi simbol dukungan moral menjelang sidang yang menyita perhatian publik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: