Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kemenperin Gandeng Swiss dan Jerman Perkuat SDM Industri untuk Genjot Daya Saing

Kemenperin Gandeng Swiss dan Jerman Perkuat SDM Industri untuk Genjot Daya Saing Kredit Foto: Kemenperin

Forum nasional tersebut menjadi ajang konsolidasi para pemangku kepentingan dalam memperkuat implementasi sistem pendidikan vokasi ganda, menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri, sekaligus merumuskan arah pengembangan SDM vokasi yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Head of Cooperation (Economic Cooperation and Development) SECO, Violette Ruppanner, menegaskan bahwa investasi pada pengembangan keterampilan merupakan investasi bagi daya saing ekonomi.

"Sepanjang kemitraan ini, kita memiliki satu ambisi sederhana: mendekatkan dunia pendidikan dan industri. Ketika perusahaan aktif membantu menyusun kurikulum, menyediakan magang terstruktur, dan berinvestasi pada talenta masa depan, semua pihak akan diuntungkan," ujar Violette.

Baca Juga: Kemenperin Buka Suara Soal Isu Penutupan PT Samwon yang Berdampak bagi 670 Pekerja

Hal senada disampaikan Deputy Country Director GIZ Indonesia, Shameer Khanal. Ia menilai keberhasilan transformasi industri, terutama menuju ekonomi hijau, sangat bergantung pada kesiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.

"Kegiatan hari ini adalah tentang berinvestasi pada manusia. Sebab, tidak ada transisi hijau yang dapat berhasil tanpa tenaga kerja yang dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesempatan yang tepat. Hal ini mencerminkan keyakinan bersama kita bahwa transformasi yang sukses hanya dapat dicapai melalui kemitraan," kata Shameer.

Selama tiga hari penyelenggaraan, National DVET 2026 menghadirkan berbagai sesi berbagi pengetahuan, praktik terbaik, dan jejaring kolaborasi yang membahas lima isu utama, yakni In-Company Trainer, Teaching Factory, Industrial Based Curriculum, Structured Internship, serta Green Jobs untuk kawasan industri berwawasan lingkungan.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman