- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
TBIG Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun untuk Bayar Utang ke UOB
Kredit Foto: Istimewa
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berencana menghimpun dana sebesar Rp1,25 triliun melalui penerbitan obligasi dan sukuk ijarah. Masing-masing penerbitan ini akan dijalankan dalam dua seri dengan tenor yang berbeda..
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Rabu (22/7/2026), nilai emisi sebesar Rp1,25 triliun, itu terdiri dari obligasi sebesar Rp952,19 miliar dan sukuk ijarah senilai Rp302,16 miliar.
Untuk instrumen obligasi, Seri A ditawarkan senilai Rp281,69 miliar dengan bunga tetap 8% per tahun dan jangka waktu tiga tahun. Sementara Seri B memiliki nilai Rp670,49 miliar, menawarkan kupon 8,25% per tahun, dengan tenor lima tahun.
Pembayaran bunga obligasi akan dilakukan setiap tiga bulan. Kupon perdana dijadwalkan dibayarkan pada 6 November 2026, sedangkan pelunasan pokok beserta pembayaran bunga terakhir akan jatuh tempo pada 6 Agustus 2029 untuk Seri A dan 6 Agustus 2031 untuk Seri B.
Selain obligasi, TBIG juga menerbitkan sukuk ijarah yang terdiri dari Seri A senilai Rp230,20 miliar dengan tenor tiga tahun, serta Seri B sebesar Rp71,95 miliar dengan tenor lima tahun.
Imbal hasil sukuk juga akan dibayarkan setiap triwulan. Pembayaran pertama dilakukan pada 6 November 2026, sedangkan pelunasan sisa imbalan ijarah dijadwalkan pada 6 Agustus 2029 untuk Seri A dan 6 Agustus 2031 untuk Seri B.
Manajemen TBIG mengungkapkan, seluruh dana hasil penerbitan obligasi maupun sukuk, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk membayar sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank UOB Indonesia.
Baca Juga: Obligasi Danantara US$5 Miliar Kantongi Rating Baa2 dari Moody’s, Tapi Outlook Masih Negatif
Baca Juga: Dari Akuisisi Rp4 Triliun ke Obligasi Rp319 Miliar, Ini Aksi Jumbo DSSA
"Pinjaman tersebut berasal dari perjanjian fasilitas kredit yang ditandatangani pada 29 Mei 2023 dan terakhir diamendemen pada 18 Mei 2026," kata Manajemen TBIG.
Di ajang korporasi ini, TBIG telah menetapkan jadwal penawaran umum, sebagai berikut:
- Masa penawaran umum: 30–31 Juli 2026
- Tanggal penjatahan: 4 Agustus 2026
- Pengembalian dana pemesanan: 5 Agustus 2026
- Distribusi obligasi dan sukuk: 6 Agustus 2026
- Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI): 7 Agustus 2026
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: