Kredit Foto: Istimewa
Honda Motor bersama Guangzhou Automobile Group Co. Ltd. (GAC Group) resmi memperpanjang kerja sama usaha patungan mereka di China hingga 2038.
Melansir Xinhua, langkah ini menjadi bagian dari strategi Honda untuk memperkuat eksistensinya di pasar otomotif terbesar di dunia yang kini tengah mengalami transformasi menuju era kendaraan listrik.
Dalam kesepakatan tersebut, struktur kepemilikan GAC Honda tetap dipertahankan. Kedua perusahaan juga sepakat mempercepat pengembangan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) guna meningkatkan daya saing di tengah perubahan industri otomotif yang berlangsung cepat.
Persaingan di pasar China sendiri semakin ketat. Produsen lokal terus menunjukkan perkembangan pesat, terutama dalam pengembangan kendaraan listrik dan teknologi pintar, sehingga menuntut pabrikan global untuk beradaptasi lebih cepat.
Baca Juga: Jajal Pasar Mobil Listrik Indonesia, Honda Super One Bakal Hadir di GIIAS 2026
Honda dan GAC Group menegaskan akan memanfaatkan keunggulan teknologi serta sumber daya yang dimiliki masing-masing guna menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di China.
Sebagai informasi, GAC Honda didirikan pada Juli 1998 sebagai perusahaan patungan pertama Honda di sektor produksi dan penjualan mobil di China. Fasilitas produksinya mulai beroperasi di Guangzhou, Provinsi Guangdong, pada Maret 1999.
Selama lebih dari dua dekade beroperasi, GAC Honda dikenal sebagai salah satu pelopor peluncuran model secara serentak di pasar China dan global, sekaligus aktif menerapkan praktik manufaktur rendah karbon. Hingga kini, perusahaan tersebut telah membukukan penjualan kumulatif lebih dari 11 juta unit kendaraan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: