Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bangun Basis Pengetahuan Digital Indonesia, Mahasiswa dari Surabaya Luncurkan AAD Wiki

Bangun Basis Pengetahuan Digital Indonesia, Mahasiswa dari Surabaya Luncurkan AAD Wiki Kredit Foto: Unsplash/Headway
Warta Ekonomi, Jakarta -

Platform ensiklopedia digital AAD Wiki resmi diluncurkan pada Senin (20/7/2026). Platform yang dapat diakses melalui situs aadwiki.org tersebut hadir sebagai ensiklopedia berbasis komunitas yang mengusung konsep penyuntingan terbuka, sekaligus membuka peluang partisipasi publik dalam membangun basis pengetahuan digital Indonesia.

AAD Wiki dibangun menggunakan perangkat lunak MediaWiki, sistem sumber terbuka yang juga digunakan oleh Wikipedia. Melalui model kolaboratif tersebut, pengguna dapat membuat, mengembangkan, serta memperbarui artikel secara bersama-sama dengan riwayat penyuntingan yang dapat ditelusuri.

Pendiri AAD Wiki, Ali Azhar Damarrosydi atau yang dikenal sebagai Ali Azhar D, mengatakan platform tersebut dikembangkan sebagai ruang dokumentasi digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

"AAD Wiki ini saya bangun bukan sekadar proyek pribadi, tetapi sebagai ruang belajar bersama. Saya ingin siapa saja bisa berkontribusi mendokumentasikan sejarah, budaya, maupun tokoh-tokoh yang belum banyak memiliki dokumentasi. Platform ini gratis dan terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut membangun," ujar Ali.

Peluncuran AAD Wiki menambah portofolio usaha digital yang dikembangkan Ali. Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi konsentrasi Public Relations Universitas Ciputra Surabaya itu sebelumnya telah mendirikan dua platform ensiklopedia berbasis komunitas, yakni Celebrity Miraheze dan Selebriti Fandom.

Selain bergerak di bidang pengembangan platform digital, Ali juga mendirikan media AAD Today serta agensi hubungan masyarakat AAD Today Universal, memperlihatkan upayanya membangun ekosistem bisnis di sektor media dan komunikasi digital.

Lahirnya AAD Wiki mencerminkan tren berkembangnya ekonomi digital yang tidak hanya didorong oleh perusahaan teknologi besar, tetapi juga oleh inisiatif individu dan komunitas yang memanfaatkan perangkat lunak sumber terbuka untuk menghadirkan layanan berbasis pengetahuan.

Platform tersebut menyediakan berbagai konten dokumentasi, mulai dari tokoh, budaya populer, hingga sejarah lokal Indonesia. Seluruh artikel dapat dikembangkan secara kolaboratif oleh pengguna dengan mekanisme pencatatan riwayat penyuntingan guna menjaga transparansi setiap perubahan.

Sebagai bagian dari peresmian platform, Ali juga menyalurkan donasi sekitar Rp5 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Menurutnya, donasi tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas peluncuran AAD Wiki.

Sementara itu, teman dekat Ali, Jeyhan Farrel Alfarisqi, menilai kehadiran AAD Wiki dapat menjadi alternatif sumber informasi berbasis kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Transformasi Digital Dorong Daya Saing Brand Lokal di Tengah Tantangan Ekonomi

"Selamat atas peluncuran aadwiki.org. Saya mengikuti proses pengembangannya sejak awal dan berharap platform ini terus berkembang menjadi sumber informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat," kata Jeyhan.

Dengan mengandalkan model penyuntingan terbuka dan partisipasi komunitas, AAD Wiki menargetkan terciptanya ruang dokumentasi digital yang dapat terus berkembang seiring bertambahnya kontribusi dari masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperluas akses terhadap informasi sekaligus memperkuat ekosistem pengetahuan digital di Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: