Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Tinjau Akad Massal KPR Subsidi, Candai Wartawan: Jangan Hoax-Hoax Ya

Prabowo Tinjau Akad Massal KPR Subsidi, Candai Wartawan: Jangan Hoax-Hoax Ya Kredit Foto: Youtube Sekretariat Kabinet
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyapa langsung para penerima subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Dialog dilakukan dengan peserta dari berbagai daerah dan latar belakang profesi.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo berbincang dengan penerima KPR subsidi yang berprofesi sebagai guru, pengemudi ojek online, hingga wartawan. Saat berbicara dengan seorang wartawan penerima FLPP dari Tomohon, Sulawesi Utara, Prabowo sempat melontarkan candaan.

"Jangan hoax-hoax ya, nggak boleh ya. Ha-ha-ha...," kata Prabowo.

Akad massal KPR FLPP kali ini diikuti sekitar 62 ribu debitur secara hybrid. Sebanyak 200 peserta hadir langsung di Batang, sedangkan 61.800 debitur lainnya mengikuti kegiatan secara virtual dari 36 provinsi.

Kegiatan tersebut menjadi pelaksanaan ketiga akad massal KPR FLPP yang dihadiri Prabowo. Sebelumnya, agenda serupa digelar di Cileungsi, Bogor, pada 29 September 2025 dan di Serang, Banten, pada 20 Desember 2025.

Pemerintah menyebut pelaksanaan akad massal menjadi penanda bahwa rumah-rumah yang dibangun melalui program FLPP telah siap dimiliki dan ditempati masyarakat. Program ini ditujukan untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga: Survei, 'Londo Ireng', dan Ujian Kedewasaan Demokrasi

Melalui skema FLPP, pemerintah menawarkan pembiayaan rumah dengan suku bunga tetap hingga akhir masa kredit, uang muka yang ringan, serta cicilan yang lebih terjangkau. Program tersebut menjadi salah satu upaya mengurangi backlog perumahan di Indonesia.

Hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 107.410 masyarakat berpenghasilan rendah telah menerima manfaat pembiayaan FLPP. Tingkat keterhunian rumah yang dibangun melalui program tersebut juga mencapai 93,35 persen.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy