Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BSI Bersama Danantara Bangun Ekosistem UMKM Nasional, Pembiayaan Tembus Rp54,8 Triliun

BSI Bersama Danantara Bangun Ekosistem UMKM Nasional, Pembiayaan Tembus Rp54,8 Triliun Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia memperkuat ekosistem pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengembangan sentra pembinaan, desa binaan, hingga transformasi digital. Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong pelaku usaha menjadi lebih produktif, bankable, dan mampu memperluas akses pasar.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan penguatan UMKM dilakukan melalui pendekatan terintegrasi atau end-to-end, tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), sertifikasi halal, digitalisasi, hingga perluasan pasar domestik maupun internasional.

Menurut Anggoro, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional sekaligus menjadi pintu masuk dalam pengembangan ekosistem halal Indonesia. Karena itu, BSI bersama Danantara membangun infrastruktur pemberdayaan yang dapat mendorong pelaku usaha naik kelas.

Saat ini BSI memiliki lebih dari 340 ribu nasabah UMKM. Untuk memperkuat pembinaan, BSI bersama Danantara mengembangkan empat BSI UMKM Center yang berlokasi di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

Lebih dari 6.000 UMKM telah memperoleh pendampingan melalui pusat pembinaan tersebut. BSI UMKM Center berfungsi sebagai pusat pelatihan, konsultasi bisnis, pemasaran, akses pembiayaan, sekaligus ruang pamer produk UMKM binaan agar mampu berkembang menjadi usaha yang legal, feasiblebankable, dan memiliki daya saing.

"BSI UMKM Center yang berada di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar saat ini berfungsi sebagai pusat pelatihan, konsultasi bisnis, pemasaran, dan akses pembiayaan, serta showcasing produk-produk UMKM binaan yang tidak hanya bertahan, tumbuh menjadi usaha yang sehat, legal, feasiblebankable, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan komitmen kami menjadikan UMKM tidak hanya sekadar pembiayaan, melainkan ekosistem yang membuat pelaku usaha benar-benar naik kelas. Sejalan dengan menghadirkan ekosistem UMKM nasional sejalan dengan visi pemerintah," ujar Anggoro.

Selain UMKM Center, BSI juga mengembangkan 35 Sentra UMKM yang didukung dana zakat untuk memberdayakan pelaku usaha dari kelompok mustahik agar menjadi usaha yang legal, feasible, dan bankable. Perseroan juga membangun 23 Desa BSI di berbagai daerah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat berbasis desa.

Penguatan UMKM tersebut dijalankan melalui lima strategi utama, yakni peningkatan kualitas SDM, percepatan sertifikasi halal, pengembangan halal value chain dari hulu hingga hilir, penyediaan pembiayaan syariah, serta penguatan inovasi dan digitalisasi usaha.

Dari sisi bisnis, komitmen tersebut tercermin pada penyaluran pembiayaan ritel dan UMKM yang mencapai Rp54,80 triliun hingga Mei 2026 atau tumbuh 11,14% secara tahunan (year on year/YoY). Pembiayaan tersebut disalurkan kepada lebih dari 340 ribu pelaku usaha melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, pembiayaan mikro, dan segmen usaha kecil dan menengah (small and medium enterprise/SME).

Baca Juga: BSI Perdagangkan 8,06 Ton Emas per Juni 2026

Baca Juga: BSI Catat Pembiayaan Segmen SME Melesat 19% Jadi Rp26,15 Triliun

Baca Juga: Transformasi BUMN, BSI dan Danareksa Sinergikan Pemanfaatan Aset Properti

Untuk mendukung transformasi digital, BSI juga menghadirkan Portal UMKM BSI, BEWIZE by BSI, BSI QRIS, dan BYOND by BSI guna meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan layanan keuangan digital.

"Ketika UMKM naik kelas, manfaatnya tidak berhenti pada satu pelaku usaha. Dampaknya akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat industri halal, dan menggerakkan ekonomi daerah. Inilah nilai ekonomi dan peran bank syariah sekaligus nilai sosial yang terus kami bangun bersama Danantara Indonesia," kata Anggoro.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri