Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

SIG Genjot Produksi dan Distribusi Semen untuk Penuhi Kebutuhan Aceh

SIG Genjot Produksi dan Distribusi Semen untuk Penuhi Kebutuhan Aceh Kredit Foto: SIG
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengoptimalkan produksi dan distribusi semen di Aceh untuk mengatasi keterbatasan pasokan yang terjadi akibat meningkatnya permintaan pasar. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran pasokan bagi proyek infrastruktur, sektor perumahan, dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, turun langsung ke Aceh untuk memimpin koordinasi lapangan sekaligus memastikan distribusi semen berjalan normal. Dalam kunjungan kerja tersebut, ia meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga, mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik, serta menggelar rapat koordinasi dengan jajaran manajemen.

Selain itu, Indrieffouny juga mengunjungi jaringan distribusi dan berdialog dengan distributor utama untuk memastikan ketersediaan semen di pasar di tengah meningkatnya kebutuhan yang memicu keterbatasan pasokan di sejumlah wilayah serta fluktuasi harga di tingkat toko.

"Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar," ujar Indrieffouny dalam keterangan resminya.

Untuk mempercepat normalisasi pasokan, SIG menyiapkan sejumlah langkah operasional. Perseroan mengoptimalkan produksi dan pengiriman semen dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe, sekaligus menambah suplai melalui Packing Plant Malahayati.

Di sisi distribusi, SIG memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, dan pemerintah daerah agar penyaluran semen hingga ke tingkat pasar dapat berlangsung lebih cepat. Perusahaan juga menerapkan pemantauan harian terhadap stok, distribusi, dan permintaan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.

Menurut Indrieffouny, kondisi geografis Aceh serta tingginya mobilitas permintaan membutuhkan koordinasi yang lebih intensif antarpemangku kepentingan agar distribusi tidak mengalami hambatan.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan. Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin," katanya.

Baca Juga: Penjualan SIG Naik 5,6% pada Semester I-2026, Tembus 18,27 Juta Ton

Baca Juga: SIG Catat Penjualan 15 Juta Ton hingga Mei 2026, Naik 4,4%

SIG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan mitra logistik untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan produk tersedia secara merata di pasar.

Perusahaan turut mengimbau seluruh mitra penyalur agar menerapkan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab sehingga pasokan dapat diterima konsumen sesuai kebutuhan.

Sebagai produsen bahan bangunan, SIG menilai sinergi antara perusahaan, pemerintah, distributor, dan mitra logistik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan semen di Aceh. Kelancaran distribusi diharapkan dapat mendukung keberlangsungan proyek infrastruktur, pembangunan perumahan, serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri