Feri Amsari Temui Ustadz Adi Hidayat, Benarkah Dirayu Agar Mau Jadi Menteri Agama di Kabinet Bayangan?
Kredit Foto: Istf
Sekretaris Kabinet Bayangan, Feri Amsari, mengungkapkan alasan di balik pertemuannya dengan Ustadz Adi Hidayat (UAH).
Banyak yang mengaitkan spekulasi mengenai kemungkinan keterlibatan sang pendakwah dalam Kabinet Bayangan, termasuk diberi posisi Menteri Agama.
Melalui unggahan di media sosial, Feri menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk berdiskusi dan mendengarkan nasihat dari Ustadz Adi Hidayat, bukan membahas posisi politik tertentu.
"Semalam belajar menundukkan hati dan menjernihkan pikiran. Beliau yang ilmunya masyhur lagi lapang telah memberikan nasihat-nasihat baik kepada saya," tulis Feri.
Dalam pertemuan itu, Feri mengatakan Ustadz Adi Hidayat menekankan pentingnya menjaga niat serta meyakini bahwa hidayah merupakan hak prerogatif Tuhan yang dapat diberikan kepada siapa pun.
"Penting memiliki keyakinan bahwa hidayah itu milik Allah yang dapat diberikan kepada siapa pun. Penting menurut Ustadz menjaga niat," ujarnya.
Feri juga mengaku terkesan dengan penjelasan Ustadz Adi Hidayat mengenai berbagai aspek ketatanegaraan dalam Islam. Menurutnya, diskusi tersebut membuat dirinya menyadari keterbatasan pemahamannya terkait isu politik dan ketatanegaraan.
"Saya sangat terkesima ketika beliau menjelaskan aspek-aspek ketatanegaraan dalam Islam. Betapa dangkal ilmu dan kepahaman saya," kata Feri.
Ia bahkan mengungkapkan penyesalannya karena pernah menerima tawaran untuk menulis pengantar buku politik ketatanegaraan karya seorang ulama yang kemudian diterbitkan ulang.
"Seandainya saya bertemu lebih awal dengan UAH, saya yakin tak akan menerima tawaran itu," tulisnya.
Feri menutup pernyataannya dengan menyampaikan penghormatan kepada para ulama dan orang-orang berilmu.
"Terberkahilah orang-orang berilmu," ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: