Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PKB soal Reshuffle Kabinet Prabowo: Presiden Bebas Pilih Menteri dari Mana Saja

PKB soal Reshuffle Kabinet Prabowo: Presiden Bebas Pilih Menteri dari Mana Saja Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

PKB merespons pernyataan PKS yang mendorong Presiden Prabowo Subianto merekrut menteri profesional tanpa harus berasal dari partai politik. PKB menegaskan seluruh keputusan mengenai komposisi kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

Ketua DPP PKB Daniel Johan mengatakan Prabowo memiliki kewenangan penuh menentukan sosok yang akan mengisi jabatan menteri. Menurut dia, latar belakang maupun asal partai bukan menjadi persoalan selama keputusan tersebut berada di tangan presiden.

"Reshuffle merupakan hak prerogatif penuh Presiden dalam menentukan siapa yang akan mengisi kekosongan jabatan, semua keputusan sepenuhnya berada di tangan Bapak Presiden," kata Daniel kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Daniel menyebut sinyal dari Istana sejauh ini menunjukkan reshuffle akan dilakukan secara terbatas. Perombakan disebut hanya untuk mengisi sejumlah posisi yang masih kosong.

Namun, Daniel mengatakan perubahan posisi lain tetap menjadi kewenangan Prabowo. Ia berharap sosok yang dipilih memahami bidang tugasnya dan mampu menjawab harapan masyarakat.

"Tentu kita berharap sosok yang mengisi memahami betul bidang tugasnya, dan suara-suara dan harapan masyarakat penting juga untuk dijadikan pertimbangan," ujarnya.

Baca Juga: Istana Buka Sinyal Reshuffle, Dua Kursi Wamen Kosong Bakal Jadi Prioritas

Sebelumnya, Ketua Bappilu PKS Mardani Ali Sera mendukung Prabowo merekrut profesional dari luar partai. Ia menilai kapasitas, integritas, dan penerapan merit system perlu menjadi pertimbangan dalam pengisian kabinet.

"Bagus kalau mau rekrut orang, yang dikenal publik orang yang punya kapasitas dan integritas. Kalau perlu profesional, tidak harus orang partai. Ada banyak anak bangsa yang berkualitas," ujar Mardani.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy