Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BGN Kembali Ingatkan Siswa Tak Membawa Pulang Makanan MBG

BGN Kembali Ingatkan Siswa Tak Membawa Pulang Makanan MBG Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pelayanan, pengawasan, pemantauan, serta kolaborasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan aspek keamanan pangan menjadi prinsip yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, pemenuhan gizi bagi masyarakat harus berjalan seiring dengan jaminan keamanan makanan yang dikonsumsi penerima manfaat.

"MBG ini harus aman, MBG ini harus bergizi," tegas Sudaryono usai Rapat Pimpinan BGN, Senin (11/8).

Ia mengatakan BGN terus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program guna meminimalkan risiko keamanan pangan. Upaya tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari penyelenggara program, sekolah, guru, peserta didik, hingga pemangku kepentingan lainnya.

"Insyaallah kami, Badan Gizi Nasional, terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, monitoring, dan kolaborasi dari semua pihak agar program ini berjalan dengan baik," ujar Sudaryono.

Selain memperkuat pengawasan, BGN kembali mengingatkan peserta didik agar tidak membawa pulang makanan MBG untuk dikonsumsi di rumah. Menurut Sudaryono, kualitas makanan tidak lagi dapat dipastikan setelah berada di luar pengawasan penyelenggara sehingga berpotensi menimbulkan risiko keamanan pangan.

Ia menegaskan kepatuhan terhadap ketentuan konsumsi makanan, termasuk mengonsumsi makanan sesuai waktu yang telah ditetapkan, menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Makanan MBG Tak Boleh Dibawa Pulang, BGN Ungkap Risikonya

Baca Juga: BGN Perintahkan Sebelum Dimakan Siswa, Guru dan Tata Usaha Wajib Makan Dulu MBG

Baca Juga: BGN Minta Guru Ikut Cicipi dan Awasi Makanan MBG di Sekolah

Sudaryono mengatakan komitmen zero tolerance terhadap kasus keracunan merupakan bagian dari upaya memastikan Program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjamin keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat.

"Badan Gizi Nasional terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, monitoring, dan kolaborasi dari semua pihak agar program ini berjalan dengan baik, dengan zero tolerance terhadap kasus keracunan," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri