Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi pertanyaan soal kinerjanya dengan memaparkan perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayahnya, Rabu (12/8/2026).
Ia menjelaskan, posisi IPM Jawa Barat sempat berada di peringkat ke-18 pada 2020, di bawah rata-rata nasional. Selama 2021 hingga 2023, Jawa Barat naik ke peringkat ke-16, lalu meningkat lagi ke posisi ke-15 pada 2024. Sejak ia resmi memimpin bersama Erwan Setiawan pada Februari 2025, IPM Jawa Barat tercatat tumbuh sekitar 1,31 persen.
Dedi menekankan bahwa meski peringkatnya masih di angka 15, capaian Jawa Barat kini sudah melampaui rata-rata nasional. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hasil kerja pribadi, melainkan buah kolaborasi banyak pihak.
"Itu pun bukan kerja saya. Kan kata Bapak juga saya emang kerjanya cuma ngonten," kata Dedi dengan nada menyindir, dikutip Jumat (14/8).
Baca Juga: Dibongkar! Pujian Dedi Mulyadi ke Jokowi-Gibran Demi Atensi Prabowo
Ia menyebut kontribusi dunia pendidikan, industri, perangkat desa, camat, bupati, wali kota, DPRD, hingga masyarakat di tingkat RT dan RW.
Ia berharap tren positif ini bisa berlanjut sehingga Jawa Barat mampu “naik kelas” dalam pembangunan manusia. Menutup pernyataannya, Dedi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang sempat mengkritisi dirinya.
"Haturnuhun Bapak, semoga Bapak sehat dan tetap bahagia," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: