Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Volatilitas Kembali di Tahun 2026: Cara Trading di Tengah Kekacauan Tanpa Terjebak

Volatilitas Kembali di Tahun 2026: Cara Trading di Tengah Kekacauan Tanpa Terjebak Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tahun 2026, volatilitas muncul sebagai pasar yang langsung bergerak cepat begitu katalis melanda. Rata-rata CBOE VIX adalah 25,60 pada bulan Maret, dan turun menjadi 17,99 pada bulan Juni. Gelombang kejut musim semi mereda, tetapi tidak hilang begitu saja.

Ini yang berubah: pasar masih tetap berfungsi, tetapi kini penyesuaian harga terjadi dalam lonjakan yang agresif. Satu sesi mengenai minyak, sesi berikutnya mengenai suku bunga.

Mengapa likuiditas yang terbatas memengaruhi aksi harga?

Likuiditas yang terbatas berarti order yang sama akan mendorong harga lebih jauh dan membuat Anda terkena stop out lebih cepat. Menurut laporan The Fed bulan Mei 2026, likuiditas yang terbatas berarti tingkat volatilitas yang lebih tinggi, dan likuiditas Treasury selama periode tekanan bulan Maret telah mendekati kuartil terendah dalam sejarahnya. Stop yang berfungsi dengan baik saat kondisi pasar tenang akan menjadi sasaran empuk ketika rentang harga melebar.

Di mana Anda menetapkan stop di pasar yang bergerak cepat?

Stop memang penting, tetapi di mana Anda menetapkannya jauh lebih menentukan. Pendekatan yang umum dilakukan adalah menghindari penempatan stop di area yang dapat terkena aktivitas pasar normal. Trik yang terkadang digunakan para trader adalah menetapkan stop berdasarkan volatilitas, bukan hanya mengikuti kebiasaan. Di periode yang volatil, beberapa trader memperlebar stop mereka menjadi 1,5 hingga 2 ATR sembari mengurangi posisi mereka.

Ada satu hal yang sering dilewatkan banyak trader tentang pasar yang bergerak semakin cepat. Stop berfungsi sebagai pemicu: begitu level harga Anda tersentuh, order tersebut dapat berubah menjadi market order. Dan dalam kondisi pasar yang cepat, order tersebut bisa dieksekusi jauh dari level stop awal Anda. 

Bagaimana Anda mengurangi ukuran posisi sebelum pasar memangkas posisi Anda?

Sering kali, semuanya bermuara pada pengurangan ukuran posisi. Banyak trader membatasi risiko per trade sebesar 1 hingga 3% dari ekuitas dan menyesuaikan ukuran lot mereka agar tetap berada dalam batas ini. Anda merisikokan jumlah yang sama, tetapi dengan ukuran posisi yang lebih kecil. 

Di sini peran alat bantu JustMarkets

Pasar yang bergerak cepat menghukum improvisasi, sehingga alat bantu persiapan menjadi sangat penting. JustMarkets Web Terminal, cara berbasis browser untuk trading CFD di akun MT5, dirancang khusus untuk sesi seperti ini.

Anda bisa menganalisis harga aset CFD dengan grafik modern, menambahkan indikator teknis dan alat bantu grafis, mengatur volume dalam lot atau dalam unit aset, serta memeriksa sentimen trading untuk membaca suasana pasar saat ini sebelum Anda mengambil keputusan.

Dari sisi platform, JustMarkets memungkinkan trader CFD untuk memantau penggunaan margin secara real-time dan menggunakan perlindungan saldo negatif. Dari sisi eksekusi, perusahaan menyoroti rute order berlatensi rendah, beberapa penyedia likuiditas untuk membantu menjaga kedalaman pasar, dan kecepatan eksekusi yang tinggi. Fitur-fitur ini tidak menghilangkan risiko pasar, termasuk slippage, tetapi bisa membantu eksekusi trading lebih dekat dengan harga yang diinginkan saat kondisi berubah dengan cepat.

Pelajaran utama di sini bersifat prosedural. Rencanakan trading Anda sebelum pasar merencanakannya untuk Anda. Bertahan di pasar yang volatil sebagian besar adalah tentang melakukan lebih sedikit kesalahan yang dapat dihindari.

Penafian: Hanya untuik tujuan informasi. Trading instrumen keuangan melibatkan risiko yang signifikan dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang ada dan trading dengan penuh tanggung jawab. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Redaksi

Tag Terkait: