Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Asuransi Bintang Laporkan Enam Orang ke Bareskrim Polri Terkait Dugaan Penggelapan Dana

Asuransi Bintang Laporkan Enam Orang ke Bareskrim Polri Terkait Dugaan Penggelapan Dana Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) melaporkan enam orang kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Jumat (21/8/2026), atas dugaan penyalahgunaan dana dan investasi perusahaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Sabtu (22/6/2026), laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/386/VIII/2026/SPKT/Bareskrim Polri dan telah diterima melalui Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor STTL/386/VIII/2026/BARESKRIM pada hari yang sama.

ASBI melaporkan dugaan tindak pidana di bidang perasuransian, penipuan, penggelapan, penggelapan dalam jabatan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). Keenam pihak yang dilaporkan masing-masing berinisial JCM, RNN, PH, NMS, MAI, dan AA.

Presiden Direktur ASBI, Hastanto Sri Margi Widodo, mengatakan dugaan tindakan tersebut berkaitan dengan kondisi investasi dan kas perseroan. Dampaknya, sejumlah aset perusahaan, termasuk Surat Berharga Negara (SBN) dan kas, disebut mengalami penurunan.

Salah satu pihak yang dilaporkan ialah JCM atau Jenry Cardo Manurung, yang sebelumnya menduduki posisi Direktur Keuangan dan Layanan ASBI. Setelah dibebastugaskan dari jabatannya, posisi tersebut untuk sementara diisi oleh Hastanto.

Jejak Karier Jenry Cardo Manurung

Jenry Cardo Manurung mengawali perjalanan profesionalnya di bidang akuntansi dan audit. Pria kelahiran Jakarta, 1 Januari 1972 ini, meraih gelar sarjana dari Universitas Atma Jaya pada 1996, kemudian melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di kampus yang sama dan lulus pada 2004. Pada 2021, ia menyelesaikan program doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Gunadarma.

Kariernya dimulai pada 1996 di Kantor Akuntan Publik Hans Tuanakotta Mustofa & Halim, anggota Deloitte. Selama hampir satu dekade, ia menangani berbagai pekerjaan audit, termasuk audit khusus, proses IPO, dan due diligence. Pengalamannya mencakup sektor asuransi, dana pensiun, manufaktur, hingga penyiaran.

Baca Juga: Hasil Jasa Asuransi Ciputra Life Naik 22,6% Jadi Rp84,92 Miliar

Baca Juga: Ekonomi Palopo Tumbuh Positif, Askrindo Siapkan Dukungan Penjaminan dan Asuransi

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan di Banten, BRI Insurance Kenalkan Asuransi Mikro Murah untuk Usaha

Pada 2004, Jenry bergabung dengan PT Asuransi Bintang Tbk. Tujuh tahun kemudian, ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Layanan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 9 Juni 2011.

Pengalamannya juga diperkuat dengan sertifikasi di bidang manajemen risiko perusahaan perasuransian. Pada 2016, ia memperoleh sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk penerapan analisis risiko perusahaan perasuransian yang kompleks.

Di luar perusahaan, Jenry turut aktif dalam Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Sejak 2011, ia menjadi bagian dari kepengurusan asosiasi tersebut dan kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua AAUI serta Ketua Bidang Keuangan, Akuntansi, dan Perpajakan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan