Nordberg Medical Masuk Indonesia, Garap Potensi Bisnis Estetika Regeneratif
Kredit Foto: Istimewa
Perkembangan industri estetika di Indonesia yang semakin pesat mendorong perusahaan bioteknologi asal Swedia, Nordberg Medical, memperluas bisnisnya ke pasar Indonesia. Perusahaan tersebut membawa teknologi regeneratif estetika PLLA-LASYNPRO™ sebagai produk unggulan untuk menjawab meningkatnya permintaan terhadap perawatan estetika dengan hasil natural.
Country Leader Nordberg Medical Indonesia, Eka Meliasari Khu, mengatakan Indonesia menjadi pasar yang potensial seiring pertumbuhan klinik estetika serta meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan yang berorientasi pada kualitas kulit dan hasil yang lebih natural.
“Dalam kesempatan ini, menandai resminya kehadiran Nordberg Medical di Indonesia dengan menggandeng klinik estetika ternama dan terpercaya,” ujar Eka.
Menurut dia, ekspansi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Nordberg Medical membangun ekosistem estetika medis berbasis bukti ilmiah bersama para dokter dan mitra klinik di Indonesia.
Nordberg Medical merupakan perusahaan bioteknologi asal Swedia yang mengembangkan teknologi regeneratif untuk kebutuhan estetika medis. Produk PLLA-LASYNPRO™ menjadi teknologi yang diandalkan perusahaan dan digunakan sebagai bio-activator injeksi untuk mendukung peremajaan serta pengencangan kulit.
Dokter Lanny Juniarti, Dipl. AAAM, mengatakan karakteristik teknologi PLLA-LASYNPRO™ menjadi salah satu pembeda produk tersebut di tengah semakin beragamnya pilihan perawatan estetika di pasar.
“Berdasarkan penelitian, kandungan dari PLLA-LASYNPRO™ yang unik, bulat sempurna dan tersebar merata terbukti memberikan manfaat dan minim inflamasi karena perawatan ini bekerja secara regeneratif,” katanya.
Potensi pasar juga didukung perubahan preferensi konsumen estetika. Pasien saat ini tidak hanya mencari perubahan volume atau bentuk wajah, tetapi semakin mempertimbangkan kualitas kulit, elastisitas, serta hasil yang terlihat natural.
Dokter Elfin, M. Biomed (AAM), mengatakan pendekatan regeneratif semakin dikenal melalui pengalaman pasien yang menginginkan peningkatan kualitas kulit tanpa perubahan wajah yang berlebihan.
“PLLA-LASYNPRO™ semakin dikenal melalui pengalaman nyata para pasien yang menginginkan hasil natural dengan peningkatan kualitas kulit, bukan sekadar perubahan volume wajah,” ujarnya.
Baca Juga: Bukan Naikkan Premi, Ciputra Life Pilih Cara Ini Hadapi Biaya Medis
Senada, dr. Jeffri Setiawan, Dipl. AAAM, menilai tren estetika juga mulai bergerak menuju hasil yang lebih subtle dan natural. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang bagi produk dengan pendekatan regeneratif untuk berkembang di segmen estetika premium.
“PLLA-LASYNPRO™ semakin diminati karena pendekatannya berfokus pada regenerasi biologis kulit, bukan sekadar menyamarkan tanda-tanda penuaan,” kata Jeffri.
Dari sisi pengembangan bisnis, Nordberg Medical menyatakan akan terus menempatkan investasi pada riset dan pengembangan (R&D) untuk memperkuat inovasi di bidang perawatan regeneratif.
Saat ini, PLLA-LASYNPRO™ disebut telah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan telah digunakan di lebih dari 35 negara secara global.
Kehadiran di Indonesia menjadi bagian dari ekspansi Nordberg Medical untuk memperluas akses terhadap teknologi regeneratif sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar estetika global.
Dengan pertumbuhan industri estetika, bertambahnya jumlah klinik, serta perubahan preferensi konsumen menuju perawatan yang memberikan hasil natural, pasar Indonesia dinilai memiliki ruang pertumbuhan bagi teknologi estetika regeneratif berbasis R&D.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: