Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ketum Projo Budi Arie: Kalau Jokowi Jadi Ketua PSI, Pasti...

Ketum Projo Budi Arie: Kalau Jokowi Jadi Ketua PSI, Pasti... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Masa depan politik Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi perhatian setelah muncul isu bahwa mantan Presiden ke-7 RI itu berpeluang mengambil posisi sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Jika isu tersebut benar-benar terwujud, dukungan politik dari organisasi yang selama ini dikenal dekat dengan Jokowi pun mulai dipertanyakan.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi memberikan sinyal cukup jelas. Ia mengatakan Projo masih menunggu arahan Jokowi mengenai langkah politik berikutnya dan memastikan pihaknya akan mengikuti keputusan sang mantan presiden.

“Kalau Pak Jokowi jadi Ketua PSI, pasti Projo dari Sabang sampai Merauke seluruh Indonesia pasti dukung partainya Pak Jokowi,” kata Budi Arie, dikutip dari laman resmi Projo, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Disebut Pecah Kongsi, Prabowo dan Jokowi Nyatanya Masih Akur, Kata Ketum Projo

Menurut Budi Arie, keputusan mengenai posisi maupun arah politik Jokowi tidak bisa ditebak begitu saja. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Jokowi dan menegaskan Projo siap bergerak apabila sudah ada arahan.

“Ya kita menunggu arahan dan perintah Pak Jokowi, begitu. Kalau Pak Jokowi jadi ketua umum, kita akan mendukung arah politik Pak Jokowi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Projo masih menempatkan Jokowi sebagai rujukan utama dalam menentukan langkah politik organisasi. Jika Jokowi benar-benar memimpin PSI, dukungan Projo disebut akan diberikan secara penuh dari tingkat pusat hingga daerah.

Baca Juga: Ketum GPM: Bali Siap Manut Perintah Jokowi pada 2029

Lebih lanjut, Budi Arie juga kembali berbicara mengenai hubungan Jokowi dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh narasi yang berusaha mempertentangkan kedua tokoh tersebut.

Menurutnya, kerukunan di antara elite politik justru memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia bahkan meminta agar tidak ada pihak yang sengaja mengadu domba para pemimpin.

“Kalau elitnya rukun, rakyat suka. Rakyat itu suka kalau elitnya rukun. Jangan elitnya diadu domba,” tegasnya.

Budi Arie juga mengajak masyarakat melihat setiap presiden berdasarkan tantangan yang dihadapi pada masa kepemimpinannya. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki konteks dan tantangan masing-masing sehingga tidak perlu dipertentangkan satu sama lain.

“Semua presiden itu pasti orang baik pada masanya. Tantangan bangsa ke depan memerlukan kepemimpinan. Karena itu kita harus dukung pemerintahan Prabowo-Gibran,” ujar Budi Arie.

Ia kemudian menekankan pentingnya mengesampingkan ego kelompok maupun kepentingan pribadi. Menurut Budi Arie, persatuan nasional harus menjadi prioritas agar berbagai persoalan bangsa dan masyarakat dapat diselesaikan bersama.

“Bahwa persatuan nasional ini penting, dan juga bagaimana sesama anak bangsa ini sama-sama kita bersatu untuk menyelesaikan berbagai problematika permasalahan bangsa dan rakyat,” ungkapnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri