FAS Tawarkan Solusi Operasional Terintegrasi untuk Bantu Brand Percepat Pertumbuhan Bisnis
Kredit Foto: Istimewa
Pertumbuhan bisnis yang ditandai dengan meningkatnya pesanan, jumlah SKU, dan transaksi saat periode puncak dapat menjadi tantangan bagi brand.
Kondisi tersebut menuntut kesiapan gudang, sistem, dan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perubahan volume bisnis.
FAS, entitas anak Blibli, menawarkan solusi operasional terintegrasi untuk membantu brand menghadapi kebutuhan tersebut tanpa harus membangun seluruh infrastruktur secara mandiri.
Layanan FAS mencakup pengelolaan e-commerce, fulfillment, hingga distribusi offline. Perusahaan mengandalkan data operasional dan pemahaman terhadap karakteristik industri untuk membantu brand menjalankan ekspansi sekaligus menyesuaikan kapasitas operasional dengan perkembangan bisnis.
Director of FAS, Alvin Hadibowo, mengatakan kebutuhan operasional brand dapat berubah dalam waktu singkat, terutama ketika terjadi lonjakan SKU, pesanan, maupun transaksi pada peak season.
"Pertumbuhan bisnis itu dinamikanya sangat cepat. Dalam kurun waktu singkat, brand bisa mendadak kebanjiran SKU, lonjakan order, atau lonjakan transaksi saat peak season," ujar Alvin.
Menurut dia, FAS memungkinkan kapasitas operasional menyesuaikan kebutuhan brand tanpa harus terus menambah gudang atau merekrut tenaga kerja baru secara permanen.
Salah satu layanan yang ditawarkan adalah FAS Fulfillment, yang menangani proses penyimpanan inventori, pengemasan, hingga pemrosesan pesanan. Layanan tersebut juga memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML) untuk membantu pengelolaan stok dan pesanan dari berbagai marketplace.
Kapasitas pemrosesan dapat disesuaikan dengan perubahan volume transaksi. Dengan demikian, brand dapat menghadapi peningkatan permintaan, termasuk saat peak season, tanpa harus menyiapkan infrastruktur tambahan secara mandiri.
FAS juga mengintegrasikan layanan fulfillment dengan FAS Enabler untuk pengelolaan e-commerce multikanal dan FAS Distribution untuk distribusi ke pasar offline. Integrasi tersebut memungkinkan brand mengelola kanal penjualan, inventori, pemrosesan pesanan, pengiriman, hingga distribusi dalam satu ekosistem.
Layanan operasional FAS didukung pengalaman di ekosistem Blibli selama lebih dari 15 tahun serta jaringan lebih dari 15 gudang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
FAS mengklaim pendekatan tersebut telah memberikan dampak terhadap sejumlah mitranya. Di sektor beauty, salah satu brand disebut mengalami peningkatan volume pesanan hingga 5,8 kali lipat dalam lima bulan setelah menggunakan solusi FAS.
Sementara di sektor fast-moving consumer goods (FMCG), penggunaan solusi FAS diklaim mampu memangkas waktu pemrosesan pesanan hingga 70% dan menurunkan pembatalan transaksi hingga 35%.
Selain beauty dan FMCG, FAS juga melayani brand dari sektor gadget, elektronik rumah tangga, dan fashion.
Alvin mengatakan kesiapan operasional menjadi salah satu faktor penting bagi brand dalam merespons perubahan permintaan pasar.
"Lewat dukungan operasional yang adaptif, fokus kami adalah mendampingi brand dalam mengubah setiap lonjakan tren menjadi pertumbuhan bisnis jangka panjang," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: