Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Raup Investasi Rp 3 Triliun, PSEL Kota Bekasi Target Rampung 2028

Raup Investasi Rp 3 Triliun, PSEL Kota Bekasi Target Rampung 2028 Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bekasi -

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) resmi memulai pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi pada Rabu (26/8/2026) di Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Proyek PSEL Kota Bekasi dengan total investasi senilai Rp 3 triliun ini ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2028 mendatang. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025, listrik yang dihasilkan nantinya akan dibeli dan disalurkan ke PLN. 

Merujuk catatan Danantara, Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) akan dijalin antara PLN dengan setiap badan usaha pengembang dan pengelola (BUPP) seluruh PSEL, dengan harga beli USD 0,20 per kWh untuk semua kapasitas. 

Fasilitas di Kota Bekasi ini akan mengelola hingga 1.500 ton perhari sampah menjadi energi bersih berupa listrik.

Proyek PSEL yang dikelola Denera akan menggunakan teknologi moving grate incineratordengan Air Pollution Control System (APCS), insinerator ramah lingkungan minim emisi. 

Pemilihan teknologi tersebut telah disesuaikan dengan karakteristik sampah Indonesia, dan dapat mengurangi volume sampah secara signifikan dalam waktu cepat. 

Teknologi dirancang dengan standar kepatuhan ramah lingkungan European Union Industrial Emissions Directive (EU IED), acuan standar lingkungan paling ketat di dunia.

PSEL Bekasi akan bersinergi dengan teknologi pengelolaan sampah Pirolisis, dimana sampah yang telah menumpuk dapat diolah menjadi energi terbarukan berupa bahan bakar minyak. Proyek pengelolaan sampah Pirolisis terpisah dikelola oleh TNI Angkatan Darat. 

Baca Juga: Investasi Rp7,2 Triliun, PSEL Legok Nangka Bakal Serap 1.500 Tenaga Kerja

Baca Juga: Danantara Resmi Mulai Proyek Sulap Sampah jadi Listrik di Kota Bekasi

Baca Juga: Danantara Optimistis DSI Bisa Dongkrak Harga Jual Batu Bara dan CPO

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Maruli Simanjuntak mengatakan, fasilitas ini menghadirkan kemampuan untuk mengolah timbunan sampah eksisting yang selama ini menjadi perhatian di berbagai daerah. 

"Kami berharap model ini dapat dikembangkan di lebih banyak lokasi sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi pengelolaan sampah di Indonesia," ujar dia. 

Berikut informasi umum seputar PSEL Kota Bekasi:

  • Lokasi: Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat
  • Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP): Bekasi Environment Nusantara
  • Mandat Perpres No. 109 Tahun 2025
  • Status: Proyek Strategis Nasional (PSN)

Spesifikasi Proyek:

  • Kapasitas Pengolahan: 1.500 ton sampah/hari
  • Teknologi: Moving grate incinerator dengan Air Pollution Control System (APCS) berlapis 
  • Standar Lingkungan: Mengacu pada standar emisi internasional (EU IED)
  • Total investasi: Rp3 triliun
  • Estimasi penciptaan lapangan kerja: hingga 1.000

Timeline Proyek:

  • Peresmian: 26 Agustus 2026
  • Target Mulai Beroperasi: Pertengahan 2028

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan