- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Emiten Raffi Ahmad Ekspansi ke Bisnis Kesehatan, Akuisisi 72,91% Hasna Medika Senilai Rp286 Miliar
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Emiten yang terafilitasi dengan Raffi Ahmad, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) berencana memperluas bisnis ke sektor kesehatan melalui akuisisi PT Hasna Medika Bakti Cirebon (HMBC), perusahaan yang mengelola rumah sakit dan klinik jantung.
Raffi Ahmad masuk ke jajaran pemegang saham VISI melalui PT Harmoni Semesta Investama. Perusahaan tersebut kini menguasai 61,85% saham VISI atau sekitar 1,9 miliar saham, setelah mengambil alih kepemilikan dari David Dwiputra.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Kamis (27/8/2026), VISI telah menandatangani Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) dengan HMBC dan Conditional Shares Sale and Purchase Agreement (CSPA) dengan Hasna Medika Utama Group.
Melalui kedua perjanjian tersebut, VISI akan mengambil alih 72,91% saham HMBC dengan nilai transaksi mencapai Rp286 miliar.
Akuisisi dilakukan melalui dua skema, yakni penerbitan 142.393 saham baru HMBC atau setara 65% modal disetor, serta pembelian 17.325 saham eksisting milik Hasna Medika Utama Group.
"Transaksi penyertaan saham pada HMBC oleh Perseroan yang menyebabkan pengambilalihan sebesar 72,91% kepemilikan saham dalam HMBC berdasarkan ketentuan dalam CSPA dan CSSA," tulis manajemen VISI.
Seiring ekspansi tersebut, VISI juga berencana mengubah fokus usahanya menjadi perusahaan induk (holding company) dengan KBLI 64210.
Sementara itu, HMBC akan melakukan restrukturisasi internal dengan mengonversi utang kepada sejumlah pihak menjadi saham. Utang tersebut terdiri dari Rp24,4 miliar kepada Pieter Tanuri, Rp8,4 miliar kepada Darwin Cyril Noerhadi, dan Rp647 juta kepada Roy Himawan.
Baca Juga: Pendapatan Perusahaan Milik Raffi Ahmad (RANS) Anjlok Jadi Rp149 Miliar
Baca Juga: Emiten Raffi Ahmad dan Jogi Hendra Atmadja Bidik Pasar Baru Lewat Bisnis IP
Jika seluruh rencana terealisasi, struktur pemegang saham HMBC akan berubah. Kepemilikan Hasna Medika Utama Group akan turun dari 58,64% menjadi 7,61%, sedangkan porsi Pieter Tanuri menyusut dari 20,39% menjadi 11,62%.
Di sisi lain, VISI akan menjadi pemegang saham pengendali HMBC dengan kepemilikan sebesar 72,91%.
Manajemen VISI menargetkan proses pengambilalihan dan perubahan kegiatan usaha tersebut dilakukan pada kuartal IV-2026, paling lambat 23 Oktober 2026.
"Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan, Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini direncanakan akan dilakukan pada kuartal IV-2026, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 23 Oktober 2026," ungkap manajemen VISI.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: