Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Didukung Parpol dan Militer, Jalan Otoriter Kian Mulus

Prabowo Didukung Parpol dan Militer, Jalan Otoriter Kian Mulus Kredit Foto: Dokumen Pribadi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menilai peluang Presiden Prabowo Subianto untuk membangun rezim otoriter sudah terbuka lebar, setidaknya secara teoritis.

"Di atas kertas, jalan untuk  Prabowo membangun rezim otoriter sudah terbuka lebar," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (30/8).

Menurut Gigin, tanda-tanda militerisasi dan polisinasi telah merambah ke berbagai sektor kenegaraan, sementara partai politik cenderung berperan sebagai pelayan pemerintah. 

"Hanya ada satu kekuatan yang bisa menghalanginya yaitu People's Power," tandasnya.

Saat ini, posisi politik Prabowo ditopang oleh dua pilar utama: koalisi partai besar dan institusi militer. Kombinasi latar belakang militer Prabowo dengan strategi merangkul mayoritas kekuatan parlemen membuat basis dukungannya sangat kokoh.

Baca Juga: Sindiran Jokowi soal Pemimpin Kasar Mengarah pada Presiden Prabowo, Kata Ahmad Khozinudin

Di ranah legislatif, Prabowo mengonsolidasikan dukungan melalui Koalisi Merah Putih, yang merangkul hampir seluruh partai besar di DPR. Koalisi ini digawangi oleh Gerindra dan diperkuat oleh Golkar, Demokrat, PAN, PKB, NasDem, hingga PKS.

Sementara di ranah militer, sebagai purnawirawan jenderal bintang empat dan mantan Menteri Pertahanan, Prabowo memiliki hubungan erat dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di bawah kepemimpinannya, TNI tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga dilibatkan dalam program kesejahteraan rakyat, mulai dari pembangunan jembatan desa, penyediaan air bersih, hingga mitigasi bencana.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya