Kredit Foto: KSEI
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencetak laba bersih Rp314,74 miliar pada semester I-2026, atau naik 24,26% dibandingkan Rp254,09 miliar yang dibukukan pada semester I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan KSEI yang diterbitkan media, seperti diberitakan Senin (31/8/2026) pertumbuhan laba ditopang oleh pendapatan yang juga mengalami kenaikan.
KSEI mengantongi pendapatan Rp746,01 miliar atau bertambah 14,36% dari Rp652,32 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, beban perseroan ikut meningkat. Total beban pada semester I/2026 mencapai Rp359,07 miliar, dibandingkan Rp332,85 miliar setahun sebelumnya. Meski demikian, pertumbuhan beban masih berada di bawah laju kenaikan pendapatan.
Kinerja positif juga terlihat dari struktur keuangan perseroan. Total aset KSEI hingga akhir Juni 2026 tercatat Rp5,17 triliun, meningkat dari Rp4,94 triliun pada posisi akhir Desember 2025.
Ekuitas perseroan turut bertambah menjadi Rp4,73 triliun dari sebelumnya Rp4,42 triliun. Pada saat yang sama, KSEI mampu menekan liabilitas menjadi Rp442,38 miliar dari Rp516,80 miliar.
Baca Juga: Laba Bersih BEI Melonjak Tajam, Raup Rp828,03 Miliar pada Semester I-2026
Baca Juga: Laba Bersih ADRO Melonjak 76,8% Jadi US$309,37 Juta di Semester I-2026
Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Raup Laba Rp1,90 Triliun pada Semester I-2026
Dengan demikian, liabilitas perseroan berkurang sekitar Rp74,42 miliar atau 14,4% hanya dalam enam bulan. Penyusutan terutama berasal dari liabilitas jangka pendek yang turun menjadi Rp351,86 miliar dari Rp424,89 miliar.
Liabilitas jangka panjang juga tercatat lebih rendah, yakni Rp90,52 miliar dibandingkan Rp91,91 miliar pada akhir 2025.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: