Perkuat Bisnis Bullion, Nellava Naikkan Kemurnian Silver Jadi 999,9 dan Perluas Distributor ke 38 Provinsi
Kredit Foto: Istimewa
Nellava Bullion memperkuat bisnis logam mulia dengan meningkatkan standar kemurnian produk, menyelesaikan pengiriman pesanan, memproses refund pelanggan, serta memperluas jaringan distributor resmi di Indonesia.
Dari sisi produk, Nellava menaikkan standar kemurnian silver dari sebelumnya 999,5 menjadi 999,9. Dengan perubahan tersebut, produk gold dan silver Nellava kini menggunakan standar kemurnian 999,9.
Direktur Marketing Nellava Alif Fauzan mengatakan pertumbuhan bisnis perlu diikuti dengan peningkatan kualitas produk dan tanggung jawab terhadap pelanggan. Perusahaan, kata dia, terus melakukan perbaikan pada produk, pelayanan, komunikasi, hingga proses penyelesaian pesanan.
Berdasarkan data internal perusahaan, Nellava telah mencatat lebih dari 15.000 pesanan silver. Sekitar 12.000 pesanan di antaranya telah berhasil dikirim.
Sementara itu, produk gold mencatat lebih dari 2.000 pesanan, dengan sekitar 1.280 pesanan telah dikirim. Nellava menyatakan pengiriman pesanan yang masih berada dalam antrean akan dilakukan secara bertahap hingga seluruhnya terselesaikan.
Selain menunggu pengiriman, perusahaan menyebut sebagian pelanggan memilih mengajukan refund. Nellava menyatakan menghormati kedua pilihan tersebut.
Untuk pengajuan refund yang telah memenuhi syarat dan ketentuan, perusahaan akan melakukan verifikasi dan memprosesnya sesuai prosedur yang berlaku. Perusahaan juga mengevaluasi sistem pelayanan dan komunikasi untuk memberikan informasi mengenai status pesanan, pengiriman, serta perkembangan pengajuan refund.
Nellava juga menjelaskan program promosi yang menawarkan berbagai manfaat tambahan kepada pelanggan. Menurut perusahaan, program tersebut merupakan bagian dari investasi pemasaran dan strategi penetrasi pasar.
Setiap program promosi dijalankan berdasarkan periode, kuota, kategori produk, anggaran, serta syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam kampanye tertentu, Nellava menyatakan dapat menerapkan margin yang sangat rendah hingga mendekati nol. Strategi tersebut digunakan untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas, memperoleh pelanggan baru, meningkatkan kesadaran merek, serta membangun jaringan pelanggan dan distributor.
Perusahaan menegaskan nilai omzet tidak dapat disamakan dengan keuntungan bersih. Nellava memperhitungkan biaya produk, operasional, anggaran pemasaran, nilai manfaat promosi, dan komponen keuangan lainnya dalam menjalankan program tersebut.
Anggaran pemasaran disebut menjadi bagian dari investasi perusahaan untuk mempercepat pengenalan produk dan pertumbuhan pasar. Pelaksanaan promosi tetap disesuaikan dengan kuota, ketentuan, dan perencanaan keuangan perusahaan.
Baca Juga: Kemenperin Siapkan Aturan Keselamatan untuk 144 Ribu Perusahaan Industri
Di sisi distribusi, Nellava memperluas jaringan melalui program Official Distributor by Nellava. Program ini ditargetkan mencakup 38 provinsi di Indonesia.
Saat ini, posisi distributor resmi untuk Bali, DKI Jakarta, dan Jawa Barat telah terisi. Dengan demikian, perusahaan masih membuka peluang kerja sama di 35 provinsi lainnya.
Nellava menerapkan konsep satu provinsi untuk satu distributor resmi. Mitra yang terpilih akan memperoleh wilayah distribusi, akses produk, dukungan branding, serta peluang pengembangan jaringan bersama perusahaan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: