Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Anggota DPD RI Asal Bali Buka Suara soal Hadiri Kontes Transgender di Thailand dan Dikaitkan LGBT

Anggota DPD RI Asal Bali Buka Suara soal Hadiri Kontes Transgender di Thailand dan Dikaitkan LGBT Kredit Foto: Unsplash/Raphael Renter
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, buka suara terkait kehadirannya dalam sebuah acara kontes kecantikan transgender di Thailand yang kemudian dikaitkan dengan isu LGBT.

Kehadiran Arya dalam acara kontes kecantikan khusus transpuan Miss Equality World menjadi sorotan setelah foto-fotonya beredar di media sosial.

Arya menegaskan kehadirannya dalam acara tersebut tidak berkaitan dengan kapasitasnya sebagai anggota DPD RI. Ia mengaku hadir sebagai tokoh Bali yang mewakili lembaga Hindu.

"Kalau saya yang pasti kemarin acara yang di Thailand itu saya datang mewakili lembaga Hindu ya. Jadi sebagai tokoh Bali, jadi tidak ada kaitan sama jabatan saya di manapun," kata Arya saat dihubungi, Rabu (2/9).

Arya menjelaskan acara tersebut tidak hanya berisi kontes kecantikan. Menurutnya, terdapat berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari peluncuran pariwisata ASEAN, pemberian penghargaan, pameran, hingga diskusi.

Ia mengaku hadir dalam sesi pemberian penghargaan sekaligus peluncuran video promosi wisata Bali. Dalam acara tersebut, Arya juga menerima penghargaan.

"Mereka sudah membuat video yang baik ya untuk promosi Bali alamnya, pantainya. Saya menerima penghargaan atas nama tokoh budaya Bali. Jadi ya maka dari itu kita biasa kalau di Bali menerima penghargaan dari kalangan-kalangan mana pun ya namanya orang memberi penghargaan kan kita hargai dong seperti itu," ujarnya.

Arya mengaku tidak mengetahui jika acara tersebut kemudian dikaitkan dengan isu LGBT.

Ia mengatakan tidak ingin mencampuri latar belakang pihak yang memberikan penghargaan. Menurutnya, Thailand memang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata yang memiliki keragaman gender.

"Kan kita tidak ikut komentar tentang latar belakang siapa orang-orang yang memberikan penghargaan. Gitu kan ada namanya etika kan seperti itu. Jadi buat kami ya kami mewakili masyarakat Bali yang bekerja di pariwisata seperti itu," katanya.

Selain kehadiran Arya, keberadaan seorang anggota TNI berseragam dinas yang mendampinginya selama berada di Thailand juga menjadi sorotan di media sosial.

Arya membenarkan bahwa anggota TNI tersebut merupakan pengawal pribadinya.

Baca Juga: Prabowo Tiba di Rusia, Mahasiswa Indonesia Berebut Sambut: Saya Bangga Punya Presiden Seperti Bapak

Menurut Arya, pengawalan dilakukan karena kondisi Thailand dinilai rawan. Ia menyebut pengawal tersebut melekat selama perjalanan untuk memastikan keamanan.

"Memang pengawal pribadi, pengawal saya. Jadi kan mengamankan, kita kan tahu Thailand itu kan suatu wilayah yang agak rawan konflik, kan kita tahu bahwa kemarin kan ada penembakan siswa tentang bullying, kan kita tahu bahwa Thailand dengan Kamboja juga sedang ada konflik ya begitu jadi ya melekat, melekat kepada kami seperti itu dan bertugas dengan baik saja untuk mengamankan saja," ujarnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy