Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Minta Anggaran MBG Ditekan di Bawah Rp200 Triliun

Purbaya Minta Anggaran MBG Ditekan di Bawah Rp200 Triliun Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dapat ditekan melalui peningkatan efisiensi dan pemanfaatan teknologi.

Purbaya, ingin terus mengevaluasi kebutuhan anggaran program MBG. Menurutnya, anggaran program tersebut sebelumnya mengalami sejumlah penyesuaian dan masih berpeluang untuk kembali ditekan.

“MBG kan anggaran tahun ini awalnya Rp330 triliun, terus dilakukan efisiensi menjadi Rp260 triliun, terus menjadi Rp240 triliun. Saya bicara dengan Kepala MBG yang baru, sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp200 triliun,” kata Purbaya, Kamis, (3/9/2026)

Menurut Purbaya, anggaran MBG untuk tahun depan masih dialokasikan sebesar Rp240 triliun. Namun, ia optimistis kebutuhan anggaran tersebut dapat dikurangi melalui perbaikan efisiensi pelaksanaan program.

“Saya yakin bisa ditekan ke bawah dengan efisiensi dan pemakaian teknologi,” ujarnya, talkshow acara Serasehan Ekonomi.

Selain melakukan efisiensi, Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan juga akan ikut mengawasi pelaksanaan program MBG untuk memastikan anggaran digunakan secara efektif.

Menurut dia, jajaran Kementerian Keuangan di daerah akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program, termasuk terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga: Kemenkeu Turun ke Daerah Awasi SPPG, Purbaya Kejar Efisiensi Anggaran MBG

Baca Juga: 80 Siswa SMP di Tana Toraja Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG

“Sekarang juga untuk memastikan program itu berjalan efisien, Kementerian Keuangan ikut mengawasi. Jadi pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir,” katanya.

“Saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus kinerjanya ke depan,” kata Purbaya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra