Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Omzet Pedagang Kopi 'Starling' Melonjak 3 Kali Lipat di Laga Persija Kontra Persib

Omzet Pedagang Kopi 'Starling' Melonjak 3 Kali Lipat di Laga Persija Kontra Persib Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kehadiran puluhan ribu suporter Jakmania dalam laga sengit antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta membawa berkah tersendiri bagi para pedagang kecil. Salah satunya adalah pedagang kopi keliling atau yang akrab disapa ‘starling’, yang mengalami lonjakan penghasilan hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.

Bowo, salah seorang pedagang kopi keliling atau starling yang berjualan di kawasan GBK, mengaku sangat bersyukur dengan ramainya penonton yang memadati area stadion. 

“Alhamdulillah, ada peningkatan semenjak ada penonton yang datang ke sini tuh penontonnya lumayan banyak. Yang beli juga alhamdulillah banyak. Kan lumayan pada haus nih, jadi alhamdulillah omzetnya naik berapa persen lah,” ujar Bowo kepada WartaEkonomi, di GBK, Senayan, Sabtu (12/9/2026). 

Bowo mengungkapkan bahwa pada hari-hari biasa, ia biasanya mengantongi pendapatan sekitar Rp200.000 per hari. Namun, berkat ramainya suporter pada laga besar ini, ia memproyeksikan omzetnya melonjak tajam.

“Kira-kira berapa ya. Biasanya saya biasa dapet sehari Rp200.000. Ini mungkin sekarang bisa Rp400.000 hari ini,” tambahnya. 

Baca Juga: Pramono Anung Serahkan Prediksi Skor Persija vs Persib ke Ketum Jakmania Baru: Semoga Terkabul!

Jika digabungkan dengan modal dan keuntungan bersih yang berputar cepat, peningkatan ini menjadi angin segar yang luar biasa bagi Bowo. Kembalinya suporter ke dalam stadion setelah sekian lama turut menjadi momen yang paling disyukuri olehnya.

“Saya seneng banget penonton udah dibolehin masuk lagi, terutama untuk suporter Persija ya. Dengan adanya penonton ini membantu UMKM seperti saya ini untuk mencari nafkah. Apalagi untuk penghasilan yang lebih baik lagi,” pungkas Bowo.

Sebagai informasi, laga antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di GBK terakhir kali dihelat pada 10 Juli 2019 lalu. Setelah menanti selama 7 tahun akibat pandemi dan masalah perizinan, kembalinya laga panas ini tidak hanya mengobati rasa rindu para suporter, tapi juga membuat dagangan para penjual kopi keliling kembali laris menjadi incaran.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Fajar Sulaiman