Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

STY Datang, 2 Kutukan Persija Langsung Putus: Borneo dan Persib Jadi Korban

STY Datang, 2 Kutukan Persija Langsung Putus: Borneo dan Persib Jadi Korban Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf
Warta Ekonomi, Jakarta -

Shin Tae-yong belum lama menangani Persija Jakarta, tetapi efeknya sudah terasa pada dua pertandingan pertama Super League 2026/27. Macan Kemayoran langsung memutus dua catatan buruk sekaligus setelah menumbangkan Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung.

Kemenangan paling anyar datang saat Persija menaklukkan Persib dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026). Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Persija atas Maung Bandung setelah terakhir kali mereka meraih tiga poin dalam pertemuan kedua tim pada 2023.

Yang membuat kemenangan itu semakin spesial, Persija harus menunggu lebih dari tiga tahun untuk kembali mengalahkan rivalnya tersebut. Gol Ivan Mamut pada masa injury time akhirnya memastikan Persija mengakhiri penantian panjang sekaligus membuat debut kandang STY berakhir sempurna.

Namun, Persib bukan satu-satunya catatan buruk yang berhasil diputus STY. Sepekan sebelumnya, Persija juga sudah lebih dulu mencuri kemenangan 1-0 di kandang Borneo FC dalam pertandingan pembuka musim.

Kemenangan di Samarinda itu juga memiliki nilai sejarah tersendiri bagi Macan Kemayoran. Persija akhirnya kembali menang di markas Borneo setelah terakhir kali membawa pulang kemenangan dari sana pada 2018.

Dua kemenangan tersebut terasa semakin besar karena lawan yang dihadapi Persija bukan tim papan bawah. Borneo merupakan runner-up musim sebelumnya, sedangkan Persib datang sebagai juara bertahan Super League.

STY sendiri sejak awal sudah menyadari bahwa Persija langsung mendapatkan ujian berat. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan menilai dua pertandingan tersebut akan menjadi penentu awal apakah timnya mampu menjalani start kompetisi dengan baik.

"Ketika liga dimulai, pertandingan tandang pertama kami langsung menghadapi Borneo. Tim yang musim lalu berada di peringkat kedua. Kemudian, pada pertandingan kandang pertama, kami menghadapi Persib Bandung, yang merupakan juara musim lalu," kata STY seusai pertandingan melawan Persib, Sabtu (12/9/2026).

Beban tersebut semakin terasa karena Persija harus menjalani perjalanan panjang untuk menghadapi Borneo. STY sebelumnya mengakui kondisi pemain masih kelelahan setelah perjalanan Samarinda-Jakarta yang cukup menguras tenaga.

Menariknya, meski berhasil mengalahkan Borneo, STY tidak langsung puas dengan permainan timnya. Ia menilai Persija baru menunjukkan sekitar 50 persen kemampuan yang sebenarnya dan masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki sebelum menghadapi Persib.

Baca Juga: Sentuhan Ajaib Shin Tae-yong Buat Persija Jakarta Tampil Mentereng

Evaluasi tersebut kemudian mulai terlihat hasilnya pada pertandingan kedua. STY menyebut permainan Persija melawan Persib jauh lebih baik dibandingkan saat menghadapi Borneo, dengan kesalahan umpan yang lebih sedikit dan peluang mencetak gol yang lebih banyak.

"Para pemain sudah bekerja sangat baik sehingga kami bisa mengalahkan tim peringkat kedua dan juara musim lalu. Setidaknya kami sudah membuat kondisi yang lebih baik untuk menjalani kompetisi ke depan," ujar STY.

Meski begitu, STY masih meminta timnya lebih tajam ketika mendapatkan peluang. Ia menilai Persija seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol agar kepercayaan diri pemain semakin meningkat dan perjalanan kompetisi menjadi lebih positif.

Dua kemenangan atas Borneo dan Persib akhirnya menjadi modal awal yang sangat kuat bagi Persija. Bukan cuma enam poin yang dikumpulkan, kedatangan STY juga langsung diikuti terputusnya dua catatan buruk yang sebelumnya membayangi Macan Kemayoran.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama