Kredit Foto: Istimewa
Pengamat politik Adi Prayitno menilai poros Solo di bawah komando Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan poros Cikeas yang dipimpin Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpotensi bersatu menghadapi Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
Menurutnya, terdapat kemungkinan keduanya bergabung untuk melawan Prabowo yang merupakan petahana. Namun, tidak menutup kemungkinan juga mereka justru saling bersaing.
"Kalau tidak sesuai dengan harapan Solo, tidak sesuai dengan harapan Cikeas, bukan tidak mungkin baik Solo ataupun Cikeas ini dipersiapkan untuk melakukan head to head secara terbuka dengan Pak Prabowo Subianto yang saat ini adalah presiden petahana dan akan maju kembali di 2029 untuk yang kedua kalinya," ujarnya dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Senin (!4/9).
"Nah di antara kemungkinan-kemungkinan ini, Solo-Cikeas saling bersaing atau saling membangun kekuatan politik bekerja sama, itu adalah soal kemungkinan" imbuhnya.
Adi menambahkan, selain skenario bersaing atau bekerja sama, ada pula kemungkinan kedua poros berebut posisi calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo.
Baca Juga: Reshuffle di Depan Mata? Prabowo Panggil Pratikno hingga Suahasil ke Istana
Ia juga menyinggung adanya potensi kejutan politik yang sedang dipersiapkan Jokowi dan SBY.
"Apalagi belakangan ini cukup ramai bagaimana Solo katanya mencoba untuk menggandengkan dengan KDM, Kang Dedi Mulyadi, sebagai gubernur yang katanya memiliki elektabilitas dan popularitas yang cukup tingg. Entah apa yang akan terjadi di kemudian hari," tandasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: