Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Pergerakan saham PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) tengah menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Keduanya masuk radar Unusual Market Activity (UMA) karena pola pergerakan sahamnya dinilai tidak biasa.
Meski sudah diumumkan masuk UMA pada Jumat (18/9/2026), saham NASI justru kembali melesat pada perdagangan Senin (21/9/2026).
Saham NASI ditutup naik 24,79% atau 58 poin ke Rp292 per saham. Kenaikan tersebut membuat NASI menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).
Sementara itu, saham WAPO ikut menguat 11,21% atau 26 poin ke level Rp258 per saham.
Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan menjelaskan, masuknya suatu saham dalam daftar UMA tidak otomatis berarti perusahaan melakukan pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal.
Menurutnya, BEI masih mencermati perkembangan pola transaksi kedua saham tersebut.
Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham BEI Usai Demutualisasi, Ini Isinya
Baca Juga: BEI Bekukan Lagi Saham WIKA, Ini Penyebabnya
Baca Juga: BEI Ubah Batas Minimum Harga Saham Jadi Rp1, Ini Ketentuannya
“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut, Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” kata Endra dalam keterangan resminya.
Dia meminta investor memperhatikan respons perusahaan atas permintaan konfirmasi Bursa. Investor juga perlu mencermati kinerja perusahaan serta informasi yang disampaikan melalui keterbukaan informasi.
Selain itu, BEI mengingatkan investor untuk meninjau kembali rencana corporate action perusahaan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS.
Endra juga meminta investor mempertimbangkan berbagai risiko dan kemungkinan yang dapat muncul sebelum mengambil keputusan investasi pada saham tersebut.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: