Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

JBS Perkasa Bangun Pabrik Baru, Investasi Awal Rp50 Miliar

JBS Perkasa Bangun Pabrik Baru, Investasi Awal Rp50 Miliar Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Warta Ekonomi, Surabaya -

PT Jaya Bersama Saputra (JBS) Perkasa memperkuat kapasitas produksi pintu baja Fortress untuk memenuhi peningkatan permintaan dari masyarakat dan pengembang. Perusahaan menyiapkan pembangunan pabrik baru di kawasan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan investasi awal sebesar Rp50 miliar.

Founder & CEO PT JBS Perkasa Joni Effendi mengatakan pabrik baru tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare. Investasi awal Rp50 miliar mencakup pembelian lahan, pembangunan fisik pabrik, pembelian mesin, serta bahan baku.

Menurut Joni, pembangunan fasilitas manufaktur tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat kemampuan industri dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik.

“Bagi kami, ini bukan hanya mengenai membangun fasilitas produksi. Akan tetapi bagaimana kita dapat membangun kemampuan industri dalam negeri,” tegas Joni.

JBS Perkasa juga memperkuat pasokan pintu baja Fortress ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur. Perusahaan melihat kebutuhan pintu baja masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pengembang terhadap material hunian.

Kehadiran Fortress di IndoBuildTech Surabaya menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pasar sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pengembang, kontraktor, arsitek, interior designer, distributor, serta pelaku industri properti dan bahan bangunan di Jawa Timur.

“Bagi kami, Jawa Timur memiliki peran penting dalam pengembangan pasar nasional. Surabaya tidak hanya menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi titik strategis untuk memperkuat jangkauan Fortress di Jawa Timur dan Kawasan Indonesia timur,” ujar Joni.

Joni mengatakan perusahaan juga terus memperkuat nilai produk melalui kualitas, keamanan, desain, inovasi teknologi, pelayanan, serta pilihan produk untuk berbagai segmen konsumen. Strategi tersebut didukung perluasan jaringan, pemasaran luring dan digital, program promosi, serta kolaborasi dengan pengembang, asosiasi, komunitas profesional, dan mitra strategis.

Baca Juga: Lebih Lunak ke Xi Jinping, Trump Izinkan Produsen China Bangun Pabrik Mobil di AS

Baca Juga: Mobil China Banjiri Pasar Mobil RI, Tapi Baru 3 Merek yang Punya Pabrik Sendiri

Baca Juga: Produsen asal China Bangun Pabrik Mobil di AS, Trump Sudah Bilang OK!

Sementara itu, Supervisor Sales Executive Area Jawa Timur Nicky Mohedo mengatakan perkembangan properti di Jawa Timur turut mendorong permintaan pintu baja. Menurutnya, penggunaan pintu baja mulai dilirik untuk pembangunan rumah baru, mulai dari segmen komersial hingga rumah subsidi.

“Keunggulan maupun kualitas pintu baja banyak diakui oleh masyarakat. Untuk pintu baja Fortress ini kami telah melengkapi titik kuncian yang memiliki sistem seperti brankas yang bisa memberikan rasa aman,” kata Nicky.

Nicky menyebut pertumbuhan bisnis pintu baja Fortress di Jawa Timur mencapai sekitar 40% setiap tahun dalam dua tahun terakhir. Saat ini, Fortress memiliki 18 cabang di seluruh Indonesia, dengan Jawa Timur menjadi cabang yang memberikan kontribusi penjualan tertinggi.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Annisa Nurfitri