Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sarmuji Resmi Jadi Menperin, Bidik Industri Padat Karya Jadi Pengungkit Ekonomi

Sarmuji Resmi Jadi Menperin, Bidik Industri Padat Karya Jadi Pengungkit Ekonomi Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sarmuji resmi dipercaya menjabat sebagai Menteri Perindustrian (Menperin). Ia mengaku baru mendapat kepastian mengenai penunjukan tersebut pada Kamis (1/10/2026) pagi.

Sarmuji menyebut jabatan barunya sebagai amanah yang cukup berat. Menurutnya, sektor industri harus mampu menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja.

“Saya dapat kabar kepastiannya tadi pagi. Ini adalah tugas yang barangkali cukup berat, karena sektor industri harus jadi leverage atau jadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Sarmuji usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Untuk itu, Sarmuji mengatakan pemerintah perlu mengidentifikasi dan membenahi berbagai persoalan di sektor industri secara bertahap. Industri yang memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi akan menjadi perhatian utama.

Dalam kesempatan tersebut Sarmuji menyebut industri sepatu dan tekstil sebagai sektor yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga: Saleh Husin Berharap Menperin Sarmuji Dapat Menuntaskan 4 Persoalan Industri Dalam Negeri

Menurut Sarmuji, penguatan sektor industri juga membutuhkan koordinasi lintas kementerian. Ia menyebut Kementerian Investasi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan hingga kementerian yang menangani hilirisasi akan menjadi mitra penting.

“Kita harus kerja sama yang banyak dengan kementerian yang lain, misalnya Kementerian Investasi karena hulunya di sana, Kementerian Perdagangan karena nanti akan berkaitan dengan apakah kita perlu buka impor industri yang bisa kita kerjakan sendiri,” katanya.

Sarmuji juga menyebut perlunya dukungan insentif dari Kementerian Keuangan agar sektor industri dapat tumbuh lebih cepat.

“Menkeu kita harus minta insentif untuk industri supaya tumbuh. Kementerian hilirisasi karena industri sebenarnya identik dengan hilirisasi. Masih banyak yang kita selesaikan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah Kementerian Perindustrian nantinya berada di bawah koordinasi kementerian koordinator yang baru, Sarmuji menjawab singkat.

“Sepertinya, sepertinya,” kata Sarmuji.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah