Terungkap! 29 Entitas yang Disebut Jaksa Dipakai Febrie Adriansyah Samarkan Uang
Kredit Foto: Istimewa
Jaksa Penuntut Umum mengungkap sedikitnya 29 badan usaha dan yayasan yang diduga digunakan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah untuk menyamarkan asal-usul uang hasil tindak pidana korupsi.
Febrie didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp346,7 miliar dan US$440.990. Dugaan tersebut diungkap dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Dalam surat dakwaan, jaksa menyebut Febrie mendirikan dan menguasai sejumlah perusahaan serta yayasan untuk menyembunyikan asal-usul harta yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.
Jaksa juga menduga aliran dana tersebut berkaitan dengan posisi Febrie ketika menjabat sebagai Direktur Penyidikan maupun Jampidsus di Kejaksaan Agung.
Dalam menjalankan skema tersebut, Febrie disebut bekerja sama dengan tiga orang kepercayaannya, yakni Don Ritto alias Idon, Nurman Herin, dan Ferry Yanto Hongkiriwang.
Berikut 29 entitas yang disebut dalam surat dakwaan:
- PT De Clan Kulinari Nusantara — bergerak di bidang kuliner di Cipete Selatan, Jakarta Selatan, dan tercatat pada 2020.
- PT Kantor Omzet Indonesia — usaha penukaran valuta asing di Cipete Selatan, Jakarta Selatan, sejak Oktober 2020.
- PT Hutama Indo Tara — perusahaan holding dan perdagangan bahan bakar yang beralamat di Treasury Tower, SCBD, Jakarta, sejak 11 Oktober 2022.
- PT Cipta Sinar Benderang — bergerak di sektor pertambangan batu bara di Fatmawati, Jakarta Selatan, dengan SK 4 Februari 2023.
- PT Borneo Surya Persada — bergerak di sektor pertanian dan pertambangan batu bara di Treasury Tower, SCBD, Jakarta, dengan SK 20 Juni 2023.
- PT Borneo Green Prima — bergerak di sektor pertanian dan pertambangan batu bara di Treasury Tower, SCBD, Jakarta, dengan SK 21 Juni 2023.
- PT Celebes Mega Nikel — perusahaan sektor perdagangan yang beralamat di Fatmawati, Jakarta Selatan, dengan SK 11 September 2023.
- PT Kresna Pusaka Energi — perusahaan holding dan pengelolaan dana di Treasury Tower, SCBD, Jakarta, dengan SK 19 Oktober 2023.
- PT Prima Niaga Inti Selaras — bergerak di bidang budi daya ayam dan perdagangan di Treasury Tower, SCBD, Jakarta, dengan SK 28 Agustus 2024.
- PT Parwita Permata Mulia — perusahaan holding dan manajemen dana di Treasury Tower, SCBD, Jakarta, dengan SK 13 Maret 2026.
- Yayasan Anny Djamaluddin Rasyad — yayasan yang disebut dikelola Nurman Herin sebagai bendahara utama sejak 22 Maret 2024.
- PT Don Man Day — bergerak di sektor konstruksi, perdagangan, penyewaan, dan transportasi di Jambi sejak 2022.
- PT Clan Anak Lanang — bergerak di bidang konstruksi dan instalasi di Treasury Tower, SCBD, Jakarta, sejak Oktober 2022.
- PT Berkah Melimpah Selamanya — perusahaan holding dan penasihat investasi di Serang, Banten.
- PT Duta Kreasi Investama — bergerak di sektor penasihat investasi di Serang, Banten.
- PT Hijau Gunung Kerinci — bergerak di bidang konstruksi bangunan sipil, jalan layang, dan jembatan di Cipete, Jakarta Selatan.
- PT Multi Teknik Konsulindo — bergerak di bidang jasa arsitektur di Treasury Tower, SCBD, Jakarta.
- PT Declan Informatika Semesta — bergerak di industri perlengkapan komunikasi dan komputer di Cipete, Jakarta Selatan.
- PT Cipta Bulungan Selaras — bergerak di perdagangan besar logam dan bahan bangunan di Fatmawati, Jakarta Selatan.
- PT Simpul Bhakti Lestari — perusahaan pembiayaan di Bandung, Jawa Barat.
- PT Panutan Pratama Adiwibawa — bergerak di sektor peternakan ayam ras petelur dan konstruksi gedung di S. Parman, Jakarta Barat, dengan SK 4 November 2025.
- PT Indosentosa Agro Makmur — perusahaan yang berlokasi di Kalimantan Selatan dengan SK 18 April 2022.
- PT Baramega Mining Resource — perusahaan holding dan manajemen dana di Senopati, Jakarta Selatan, dengan SK 15 Mei 2023.
- PT Bahana Baruna Daksa — bergerak di sektor angkutan laut barang khusus di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
- PT Telanai Swarna Dhipa — perusahaan yang beralamat di Cipete Selatan, Jakarta Selatan.
- PT Rivantama Bintang Muda — bergerak di sektor pertambangan dan perdagangan nikel di Makassar, Sulawesi Selatan.
- PT Hikmat Abadi Investama — bergerak di bidang konsultasi jasa dan manajemen di Jakarta Barat.
- PT Tribakti Inspektama — bergerak di sektor jasa laboratorium dan sertifikasi di Jakarta Utara.
- PT Dwa Karya Bulungan — bergerak di bidang perdagangan besar di Fatmawati, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Apa Arti 'Kue' Rp 20 Miliar? Fakta yang Diungkap Jaksa dalam Dakwaan Febrie Adriansyah
Baca Juga: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Kematian Sutrimo Jelas karena Sakit
Baca Juga: 38 Aset Rp846 Miliar Dipersoalkan, Kubu Febrie Minta Kepemilikan Dibuktikan Satu per Satu
Dakwaan tersebut menunjukkan pola penggunaan entitas dengan bidang usaha yang beragam, mulai dari kuliner, penukaran valuta asing, perdagangan, konstruksi, pertambangan batu bara dan nikel, pertanian, peternakan, pembiayaan hingga manajemen dana.
Namun, daftar 29 entitas tersebut merupakan uraian dalam surat dakwaan jaksa. Keterlibatan masing-masing perusahaan maupun yayasan dalam dugaan pencucian uang harus dibuktikan lebih lanjut dalam persidangan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: