Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Anggaran IT Pas-pasan? ManageEngine Sarankan Perusahaan Fokus pada Fondasi Ini

Anggaran IT Pas-pasan? ManageEngine Sarankan Perusahaan Fokus pada Fondasi Ini Kredit Foto: Unsplas/Timothy Muza
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan dengan anggaran teknologi informasi (IT) terbatas perlu menentukan prioritas investasi berdasarkan kebutuhan bisnis yang paling mendesak. Visibilitas infrastruktur menjadi fondasi utama sebelum perusahaan mengembangkan sistem keamanan dan mengadopsi otomatisasi untuk meningkatkan produktivitas.

Technical Manager ManageEngine Indonesia, Hanief Bastian, mengatakan perusahaan perlu memahami terlebih dahulu kebutuhan paling krusial sebelum memutuskan investasi teknologi. Pendekatan ini penting agar anggaran yang tersedia dapat digunakan secara efektif untuk memperkuat keamanan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis.

Menurut Hanief, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membangun visibilitas terhadap seluruh komponen infrastruktur IT yang dimiliki perusahaan, termasuk aset, sistem, dan data.

“You cannot protect what you don't know, you cannot protect what you don't see,” ujar Hanief kepada Warta Ekonomi, dikutip Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan, perusahaan tidak cukup hanya memiliki infrastruktur teknologi yang memadai. Organisasi juga harus mampu mengidentifikasi seluruh komponen yang beroperasi di dalam sistemnya agar dapat mengetahui potensi risiko dan menentukan langkah perlindungan yang sesuai.

Setelah fondasi tersebut terpenuhi, perusahaan dapat melanjutkan investasi pada fitur tambahan, termasuk otomatisasi proses IT. Penerapan otomatisasi dinilai dapat menyederhanakan pekerjaan operasional, mengurangi waktu yang dihabiskan untuk pemecahan masalah (troubleshooting), serta meningkatkan produktivitas tim IT.

Dengan demikian, tenaga IT dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk aktivitas yang bersifat strategis dan inovatif, sehingga kontribusinya terhadap kebutuhan bisnis menjadi lebih optimal.

Investasi IT Sebaiknya Dilakukan Bertahap

Terkait besaran investasi yang diperlukan, Hanief menilai kebutuhan anggaran setiap perusahaan berbeda-beda, bergantung pada skala usaha, kebutuhan operasional, dan kondisi infrastruktur yang sudah tersedia.

"Jadi implementasikan secara bertahap dengan modular treatment gitu ya.," jelas dia.

Bagi perusahaan yang memiliki keterbatasan anggaran, ia menyarankan agar implementasi teknologi dilakukan secara bertahap, bukan sekaligus dalam satu waktu. Strategi tersebut memungkinkan perusahaan mendahulukan kebutuhan paling mendesak sekaligus menyesuaikan investasi dengan perkembangan bisnis.

Baca Juga: Komdigi Siapkan Formula Ongkir Ojol, Aturan Turunan Terbit Sebelum Akhir 2026

Baca Juga: Percepat Penilaian Awal Pembiayaan Lewat Digitalisasi, IIF Raih Penghargaan Teknologi 2026

Hanief menekankan pentingnya memilih aplikasi dan perangkat yang memiliki sifat modular serta mampu dikembangkan sesuai kebutuhan. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memulai dari fitur dasar dan menambahkan kapabilitas baru ketika skala bisnis semakin besar.

“Jadi intinya adalah modularitas dan juga skalabilitas. Pilih aplikasi-aplikasi ataupun equipment yang bisa membantu kita untuk menjawab tantangan kita sekarang,” jelasnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra

Tag Terkait: