Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waskita Karya Masih Tertekan Rugi Bersih, Kini Capai Rp2,87 Triliun di Kuartal III

Waskita Karya Masih Tertekan Rugi Bersih, Kini Capai Rp2,87 Triliun di Kuartal III Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), berhasil menekan rugi bersih pada kuartal III-2026. Perbaikan ini sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha sebesar 53,78% secara tahunan (year-on-year/YoY). Meski demikian, kenaikan beban pokok pendapatan membuat laba bruto perseroan sedikit menurun.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2026 yang dirilis Selasa (13/10/2026), WSKT membukukan pendapatan usaha sebesar Rp8,12 triliun. Angka tersebut meningkat 53,78% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,28 triliun.

Namun, beban pokok pendapatan juga meningkat lebih tinggi, yakni 66,51% YoY, dari Rp4,30 triliun menjadi Rp7,16 triliun. Kondisi ini membuat laba bruto WSKT turun 2,09% menjadi Rp959,44 miliar, dibandingkan Rp979,97 miliar pada Kuartal III-2025.

Di sisi lain, WSKT berhasil mengurangi kerugian. Rugi sebelum pajak turun 9,24% YoY menjadi Rp3,24 triliun dari Rp3,57 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk menyusut 9,46%, dari Rp3,17 triliun menjadi Rp2,87 triliun.

Baca Juga: Waskita Karya Masih Andalkan Pemerintah, Kontrak Swasta Cuma 9,8%

Baca Juga: Danantara Tersandera Masalah WIKA-Waskita, Restrukturisasi BUMN Karya Berlarut

Dari sisi neraca, total aset WSKT tercatat sebesar Rp73,07 triliun per 30 September 2026. Jumlah tersebut naik 3,31% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 sebesar Rp70,73 triliun. Namun, total liabilitas atau kewajiban perseroan juga meningkat 7,41% secara year-to-date (YtD), dari Rp67,06 triliun menjadi Rp72,03 triliun.

Sementara itu, ekuitas WSKT merosot 71,93% dibandingkan akhir 2025, dari Rp3,67 triliun menjadi Rp1,03 triliun per 30 September 2026.

Di pasar modal, saham WSKT masih berstatus penghentian sementara perdagangan (suspensi) pada Selasa (13/10/2026), dengan harga terakhir tercatat sebesar Rp202 per saham.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan