Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dari Bank hingga Asuransi, Pefindo Catat 244 Pemeringkatan Surat Utang

Dari Bank hingga Asuransi, Pefindo Catat 244 Pemeringkatan Surat Utang Kredit Foto: Pefindo
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatatkan pemeringkatan surat utang di sektor jasa keuangan mencapai 244 per September 2026 yang berasal dari 82 perusahaan dan dua efek beragun aset (EBA), dengan pekerjaan terkait pelunasan surat utang menjadi kategori yang paling dominan.

Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan Pefindo, Danan Dito, mengatakan jumlah publikasi tersebut meningkat dibandingkan posisi Juni 2026 yang tercatat sekitar 130–140 publikasi. Aktivitas pemeringkatan terutama berasal dari sektor perbankan dan perusahaan pembiayaan yang juga mendominasi penerbitan surat utang.

“Jadi totalnya 244 publikasi ini mungkin bertambah dari sebelumnya di Juni itu sekitar 130 atau 140 yang kita lakukan. Dan ini bersumber dari 82 perusahaan plus 2 EBA atau efek beragun aset atau sekuritisasi,” ujar Dito dalam konferensi pers PEFINDO 2026 secara daring, Rabu (14/10/2026).

Selain perbankan dan pembiayaan, cakupan pemeringkatan Pefindo juga meliputi perusahaan asuransi, sekuritas, manajer investasi, dan EBA.

Dari sisi jenis pekerjaan, pelunasan surat utang menjadi kategori terbesar. Ketika surat utang jatuh tempo dan seluruh serinya telah dilunasi, Pefindo akan menarik kembali peringkat instrumen tersebut atau melakukan withdrawal.

Dari sisi distribusi peringkat, kelompok idAAA menjadi kategori dengan jumlah perusahaan terbanyak yakni 36 perusahaan dan diikuti dengan idAA+ dan idA sebanyak 10 perusahaan.

"Distribusi memang banyak yang terbanyak adalah triple A jadi ini didominasi oleh perbankan dan multifinance atau pembiayaan," katanya, 

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri