Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Teddy: 2 Tahun Pertama Prabowo Telah Dilalui Kerja Nyata dan Pengabdian

Teddy: 2 Tahun Pertama Prabowo Telah Dilalui Kerja Nyata dan Pengabdian Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum bagi pemerintah untuk memaparkan berbagai program prioritas yang telah berjalan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyoroti sejumlah capaian di sektor pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, energi, hingga pengelolaan aset negara yang diklaim telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Teddy memperlihatkan cuplikan perjalanan pemerintahan Prabowo sejak resmi menjabat pada 20 Oktober 2024. 

“Sekilas cuplikan, 2 tahun pertama kerja nyata untuk negeri,” tulis Teddy di akun @sekretariat.kabinet.

Baca Juga: Mantan Menteri Sentil Singapura soal Karhutla: Indonesia Kebagian Asap, Mereka yang Untung

Teddy menyebut berbagai program prioritas terus dijalankan untuk menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia. Ia menegaskan, upaya pembangunan tidak berhenti setelah dua tahun pertama pemerintahan dilalui.

“Dalam 2 tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, berbagai program prioritas dan pembangunan terus berjalan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri,” ujarnya.

“2 tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," imbuhnya.

Dalam video yang ditampilkan, perjalanan pemerintahan diawali dengan pembentukan Kabinet Merah Putih pada 20 Oktober 2024. Sejak awal pemerintahan, Prabowo disebut menekankan pentingnya kesetiaan kepada bangsa dan negara serta pengelolaan kekayaan nasional untuk sebesar-besarnya pelayanan kepada rakyat.

Salah satu sektor yang kemudian disorot adalah ketahanan pangan. Pemerintah mencatat swasembada pada delapan komoditas pangan serta cadangan pangan mencapai 5,2 juta ton, yang disebut sebagai jumlah tertinggi dalam sejarah Indonesia.

Di bidang pemenuhan gizi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan telah menjangkau 62 juta penerima manfaat. Sementara itu, sektor pendidikan mencatat kehadiran 265 Sekolah Rakyat dan kembalinya 43 ribu anak jalanan ke bangku sekolah.

Baca Juga: Eks Menteri Duga Singapura Tekan MSCI agar Turunkan Kasta Pasar Saham RI: Saya Dapat Kabar...

Pemerintah juga menyebut telah merenovasi 30 ribu sekolah dan membagikan 288.180 layar interaktif untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Selain pembangunan sarana pendidikan, insentif bagi guru honorer turut ditingkatkan sebesar 30 persen.

Di sektor kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis disebut telah memberikan 108 juta layanan. Pemerintah juga membangun 22 rumah sakit baru sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Sementara itu, dalam bidang perumahan dan pengembangan kawasan masyarakat, sebanyak 400 ribu rumah dilaporkan telah selesai diperbaiki. Pemerintah turut mengembangkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih untuk mendukung kawasan pesisir.

Pembangunan infrastruktur penunjang juga menjadi bagian dari capaian yang dipaparkan. Pemerintah mencatat pembangunan lebih dari 9.000 kilometer irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, serta 3.000 titik air bor baru.

Di sektor energi, pemerintah menyoroti capaian swasembada energi melalui penggunaan BBM Solar B50. Adapun dalam pelayanan keagamaan, pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi turut masuk dalam daftar program yang diperlihatkan.

Tak hanya pembangunan fisik dan pelayanan publik, pemerintah juga menampilkan capaian dalam penataan ekonomi serta pengelolaan aset negara. Hingga saat ini, penyelamatan kekayaan negara disebut telah mencapai lebih dari Rp54,8 triliun.

Selain itu, pemerintah mencatat pelunasan utang obligasi BLBI sebesar Rp218,3 triliun. Penutupan 290 BUMN juga disebut menghasilkan penghematan sekitar Rp50 triliun setiap tahun.

Berbagai angka tersebut menjadi bagian dari paparan pemerintah dalam menandai dua tahun pertama kepemimpinan Prabowo. Teddy menegaskan bahwa kerja dan pengabdian akan terus berlanjut demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri