Kredit Foto: Ist
Serikat Pekerja Kampus mengajak dosen dan mahasiswa di berbagai daerah untuk turun ke jalan menyuarakan aspirasi masyarakat dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Ajakan tersebut disampaikan melalui akun X Serikat Pekerja Kampus yang mendorong sivitas akademika menunjukkan solidaritas terhadap rakyat.
Dalam unggahannya, Serikat Pekerja Kampus mengajak para dosen memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang memilih terlibat dalam aksi demonstrasi untuk menyuarakan perlawanan terhadap penindasan dan ketidakadilan.
“Para Dosen Serikat Pekerja Kampus dari Sabang sampai Merauke, berikan nilai ‘A’ bagi Mahasiswa yang memilih membersamai rakyat di jalan bersuara melawan penindasan rakyat daripada yang hanya duduk nyaman di ruangan ber AC!” demikian bunyi unggahan tersebut.
Serikat Pekerja Kampus juga menyerukan agar kegiatan perkuliahan dikosongkan dan mahasiswa mengikuti aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung pada hari berikutnya.
“Kosongkan ruang kuliah! Turun aksi besar di esok hari. Ajak semua berempati pada situasi rakyat yang sedang tercekik kebijakan rezim kebodohan yang terus menindas!” tulis akun tersebut.
Serikat Pekerja Kampus Serukan Solidaritas Mahasiswa
Dalam cuitan yang sama, Serikat Pekerja Kampus mengajak mahasiswa dan dosen untuk mengorganisasi gerakan serta berpartisipasi dalam aksi menyuarakan aspirasi masyarakat.
"Mari turun ke jalan! Organisir! Protest! Which side are you on?” lanjut unggahan tersebut.
Ajakan ini menempatkan solidaritas terhadap masyarakat sebagai salah satu pesan utama yang ingin disampaikan Serikat Pekerja Kampus. Organisasi tersebut juga mendorong lingkungan perguruan tinggi untuk tidak mengabaikan persoalan sosial dan kebijakan pemerintah yang menjadi perhatian publik.
Zainal Arifin Mochtar: Hari Ini Kita Kuliah di Jalan
Sementara itu, Dosen sekaligus Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar, turut menyampaikan pesan singkat terkait aksi tersebut.
“Hari ini kita kuliah di Jalan,” demikian pernyataan Zainal.
Pernyataan itu menggambarkan pandangan bahwa ruang publik dan aksi menyampaikan aspirasi dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sosial dan politik bagi mahasiswa.
Ajakan Serikat Pekerja Kampus dan pernyataan Zainal muncul dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, ketika berbagai elemen masyarakat menyampaikan pesan mengenai persatuan, keadilan, dan partisipasi publik dalam kehidupan berbangsa.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: