Tragedi Kereta Cepat Spanyol: 68 Orang Tewas, Sinyal Merah Diabaikan
Kredit Foto: Istimewa
Kecelakaan dua kereta berkecepatan tinggi di Spanyol menewaskan sedikitnya 68 orang dan menyebabkan puluhan penumpang terluka pada Rabu (28/10/2026). Insiden tersebut diduga berkaitan dengan gangguan sistem persinyalan dan keputusan operasional yang kini tengah diselidiki.
Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente, menyebut keputusan pusat kendali yang mengizinkan kereta kembali melaju setelah sistem keselamatan mengalami gangguan sebagai sesuatu yang sulit dijelaskan. Menurutnya, penyidik perlu memastikan mengapa kereta diizinkan melanjutkan perjalanan ketika sistem keselamatan belum berfungsi normal.
Gangguan pada sistem keselamatan kereta dilaporkan menyebabkan sejumlah perjalanan berhenti secara otomatis. Pengelola infrastruktur perkeretaapian Spanyol, ADIF, kemudian mengambil alih pengaturan lalu lintas secara manual melalui pusat kendali di Madrid.
Sekitar pukul 08.36 waktu setempat, kereta Renfe dilaporkan memperoleh izin melanjutkan perjalanan tanpa pembatasan kecepatan, meskipun sinyal merah masih aktif. Sekitar 17 menit kemudian, kereta tersebut menabrak kereta Iryo yang sedang berhenti.
Baca Juga: Pemilu Israel Memanas! Netanyahu Tuduh Partai Arab Lakukan Kecurangan Jual Beli Suara
Puente menegaskan bahwa apabila kereta harus berjalan ketika sistem otomatis tidak berfungsi, prosedur keselamatan semestinya mengharuskan masinis mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap hambatan di jalur. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan.
Tabrakan menyebabkan sejumlah gerbong keluar dari rel dan mengalami kerusakan parah. Tim penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi korban, sementara penumpang yang terluka dibawa ke rumah sakit. Kesaksian sejumlah penyintas menggambarkan benturan keras yang membuat penumpang terlempar dari tempat duduk.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berjanji mengusut tragedi tersebut secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa pihak yang terbukti lalai akan dimintai pertanggungjawaban.
Kecelakaan ini kembali menyoroti keselamatan jaringan kereta cepat Spanyol. Pemerintah dan otoritas terkait kini menelusuri data perjalanan, komunikasi pusat kendali, serta keputusan operasional sebelum tabrakan untuk memastikan penyebab kejadian dan mencegah kecelakaan serupa terulang.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: