Gelar Konferensi Internasional di Hanoi, President University Bahas Isu Bisnis Keluarga di Tengah Tantangan Teknologi hingga Dinamika Pasar
Kredit Foto: Istimewa
President University bersama University of Economics and Business, Vietnam National University, Hanoi (VNU-UEB) menggelar konferensi internasional mengenai integrasi ekonomi dan ketahanan perusahaan pada 22-23 Oktober 2026 di Hanoi, Vietnam.
Konferensi bertajuk The 2026 Joint International Conference on Economic Integration and Enterprise Resilience itu menggabungkan dua agenda akademik, yakni konferensi tahunan Fakultas Bisnis President University, The 9th International Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE), serta The 14th International Conference on International Economic Cooperation and Integration (CIECI).
Mengusung tema “Reshaping Integration and Enterprise Resilience: Artificial Intelligence, Supply Chains, Trade, and Family Business Governance”, kegiatan berlangsung secara hybrid, dengan pertemuan langsung di VNU-UEB dan partisipasi daring.
Forum tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas integrasi ekonomi serta ketahanan perusahaan. Isu bisnis keluarga menjadi salah satu perhatian, terutama terkait perubahan teknologi, dinamika pasar, tata kelola, dan regenerasi kepemimpinan.
Ketua Panitia Prof. Dr. Anton Wachidin Widjaja, yang juga Dekan Fakultas Bisnis dan Professor in Strategic Management di President University, menilai kolaborasi akademisi dan industri penting untuk membantu bisnis keluarga beradaptasi dan menjaga keberlanjutan usaha lintas generasi.
Menurut Anton, penelitian akademik dapat memberikan perspektif baru bagi dunia usaha, sementara pengalaman industri membantu menjaga relevansi gagasan akademik dengan kebutuhan bisnis.
Konferensi ini dihadiri perwakilan diplomatik, antara lain Duta Besar India untuk Vietnam Tshering W. Sherpa, Konselor Ekonomi Kedutaan Besar Australia di Vietnam Lina Wong, serta Duta Besar RI untuk Vietnam Adam Mulawarman Tugio.
Peserta berasal dari lebih dari 12 negara, termasuk Australia, Bulgaria, dan Korea Selatan. Dalam rangkaian kegiatan akademik, lebih dari 140 karya penelitian dipresentasikan melalui 13 sesi paralel, baik secara langsung maupun daring.
Salah satu penghargaan dalam konferensi tersebut, Best Paper, diraih Chita Oktapriana, dosen Program Studi Akuntansi, Fakultas Bisnis President University yang juga sedang menempuh pendidikan doktoral di universitas tersebut.
Penyelenggaraan konferensi didukung Ciputra Group, PT Jababeka Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, dan Vietjet Air. President University menyebut kerja sama dengan VNU-UEB menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antarlembaga dan memperluas jejaring akademik internasional.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: