Kredit Foto: Kementerian PU
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan empat ruas jalan tol sebagai landasan darurat untuk jet tempur. Keempat tol tersebut yakni Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo, Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), dan Tol Banda Aceh–Sigli.
Terbaru, empat pesawat tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah melakukan uji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo, Jawa Timur pada Kamis (22/10/2026) lalu. Kegiatan ini menguji pemanfaatan infrastruktur jalan tol sebagai landasan darurat untuk mendukung kesiapsiagaan pertahanan nasional.
Uji coba dilaksanakan pada segmen Km 834+000 hingga Km 837+500 sepanjang 3,5 kilometer dengan lebar 24,2 meter. Konstruksi landasan jalan tol berupa perkerasan kaku (rigid pavement) pada lajur dan bahu dalam serta telah melalui verifikasi kelayakan untuk pelaksanaan uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat tempur.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, infrastruktur jalan tol memiliki nilai strategis yang tidak hanya mendukung konektivitas antar wilayah, tetapi juga kepentingan nasional secara lebih luas.
"Pemanfaatan ruas tol sebagai landasan darurat ini menunjukkan bahwa infrastruktur yang dibangun Kementerian PU memiliki fungsi ganda, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat dan logistik, tetapi juga untuk mendukung kesiapsiagaan nasional," kata Dody dikutip dari keterangan resmi Kementerian PU, Minggu (8/11/2026).
Selama kegiatan berlangsung, Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol (TJPJT) menerapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus sementara, mulai dari Gerbang Tol (GT) Probolinggo Barat Km 829+000 hingga GT Probolinggo Timur Km 841+200.
Selama penutupan, pengguna jalan diarahkan mengikuti jalur alternatif melalui jaringan jalan nasional dan jalur alternatif yang telah disiapkan.
Pemanfaatan jalan tol sebagai landasan darurat bukan pertama kali dilakukan. Sebelumnya, Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) di Lampung menjadi pilot project lokasi uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat TNI AU pada 11 Februari 2026.
Kementerian PU juga menyiapkan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) dan Tol Banda Aceh–Sigli sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI AU. Pada Tol Japek II Selatan, lintasan yang disiapkan sepanjang 3,5 kilometer, sedangkan di Tol Banda Aceh–Sigli sekitar 3,8 kilometer.
Baca Juga: Titik Api Karhutla Muncul Dua Kali di Tol Balikpapan-Samarinda
Baca Juga: Jalan Tol Sering Ada Perbaikan, Jasa Marga Kasih Penjelasan
Pada ruas yang sama, Kementerian PU juga telah melakukan uji coba penghamparan Aspal Merah Putih sepanjang 200 meter, tepatnya pada KM 833+800 hingga KM 834+000, dengan lebar 11,8 meter. Penghamparan menggunakan Asbuton pracampur sebagai bagian dari pemanfaatan material aspal dalam negeri untuk pembangunan dan preservasi jalan.
Pemanfaatan Asbuton sejalan dengan upaya Kementerian PU memperkuat kemandirian material konstruksi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap aspal impor.
Melalui Peraturan Menteri PU Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pengolahan Aspal Buton Olahan untuk Pembangunan dan Preservasi Jalan, pemerintah mendorong penggunaan Asbuton olahan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan industri, mutu konstruksi, serta aspek keekonomian.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan