Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Target Jalan Tol Beroperasi Tembus 2.383 Km pada 2027, Japek II Selatan Masuk Proyek Prioritas

Pemerintah Target Jalan Tol Beroperasi Tembus 2.383 Km pada 2027, Japek II Selatan Masuk Proyek Prioritas Kredit Foto: WSBP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah menargetkan total panjang jalan tol yang beroperasi di Indonesia mencapai 2.383 kilometer pada 2027 sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur nasional.

Salah satu proyek yang diprioritaskan untuk selesai dalam periode tersebut ialah Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan yang akan menghubungkan Jatiasih, Bekasi, hingga Sadang, Purwakarta.

Target tersebut disampaikan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum yang menyebut sejumlah ruas strategis kini telah memasuki tahap konstruksi hingga penyelesaian akhir.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga, Dedy Gunawan, mengatakan sebagian besar proyek yang ditargetkan beroperasi pada 2027 sebenarnya sudah berjalan dan tinggal memasuki tahap penyelesaian.

"Kalau yang tadi ditargetkan 2027 memang sebagian itu sudah jalan, sudah konstruksi, memang tinggal penyelesaian misalkan Akses Patimban, kemudian ada di Sumatra JTTS, kemudian juga ada Ciawi-Sukabumi. Itu mereka sudah on progress sebenarnya," ujar Dedy.

Selain Japek II Selatan, pemerintah juga memburu penyelesaian Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi sepanjang 170,7 kilometer yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Di Aceh, pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 24,67 kilometer juga ditargetkan segera beroperasi setelah memasuki tahapan uji laik fungsi.

Dedy memastikan proyek Japek II Selatan masih berada dalam jalur penyelesaian sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

"Di Sumatra ada Betung-Jambi, kemudian di Aceh (Tol Sigli-Banda Aceh) sebenarnya tinggal ULF saja, beberapa yang tinggal ULF saja ya. Japek II Selatan kemungkinan, Japek II Selatan ya kemungkinan InsyaAllah selesai," katanya.

Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar menjelaskan target tersebut merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Roy, indikator utama yang dikejar ialah bertambahnya panjang jalan tol beroperasi menjadi 2.383 kilometer pada 2027.

"Kinerja pelayanan jalan tol, pengaturan pengusahaan dan pengawasan jalan tol dengan indikator panjang jalan tol beroperasi sebesar 2.383 km pada tahun 2027," ujar Roy.

Data Direktorat Jenderal Bina Marga mencatat hingga 2026 Indonesia telah memiliki 1.459 kilometer jalan tol yang beroperasi sehingga masih dibutuhkan tambahan ruas cukup besar untuk mencapai target tersebut.

Pemerintah juga telah menyusun target lanjutan dengan panjang jalan tol beroperasi mencapai 3.558 kilometer pada 2028.

Baca Juga: Kronologi Pemasungan Tiga Karyawan Percetakan di Jakarta Pusat Selama 21 Hari

Sementara pada akhir periode RPJMN atau 2029, total jalan tol nasional ditargetkan melonjak hingga 5.134 kilometer.

Roy menegaskan pembangunan jalan tol tersebut akan dilakukan melalui kombinasi investasi swasta dan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Dicapai melalui pembangunan jalan tol yang dilaksanakan melalui investasi dan dukungan jalan tol melalui APBN," ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama