Market Indices

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tak Jua Tumbuh (1)

Oleh Ihsan - Rubrik Ekonomi Bisnis

16 Mei 2013 22:30:00 WIB

WE.CO.ID Mengelola perekonomian negara yang terdiri dari ribuan pulau memang bukan perkara mudah. Tiap wilayah di negara ini memiliki potensi ekonomi yang berbeda-beda, dengan kandungan sumber daya yang berbeda pula. Namun, pemerintah diwajibkan untuk mendistribusikan hasil perekonomian secara merata pada seluruh wilayah. Suatu perkara yang hingga kini belum dapat dituntaskan sepenuhnya oleh pemerintah.

Memang, kinerja perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Dengan tren pertumbuhan yang ada, Indonesia disebut-sebut akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar dunia di tahun-tahun mendatang. Rata-rata pertumbuhan mencapai angka 6% dengan produk domestik bruto (PDB) kini mencapai US$894 miliar per 2012. Sayangnya, lebih dari 80%-nya berasal hanya dari dua wilayah di Indonesia, yakni Jawa dan Sumatera, sementara wilayah lain berkontribusi kurang dari 10% terhadap pembentukan PDB.

Hal itu menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia masih sangat terkonsentrasi pada kawasan Indonesia barat dan menciptakan kesenjangan yang besar dengan kawasan Indonesia timur. Meskipun Jawa dan Sumatera telah menjadi pusat perekonomian nasional, tetapi tidak serta merta menjadikan daerah di kedua wilayah tersebut sejahtera. Menurut data Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, ada 58 kabupaten tertinggal yang tersebar di Jawa dan Sumatera dari 183 kabupaten tertinggal di seluruh Indonesia.

Untuk mengurangi ketimpangan antar-kawasan tersebut, berbagai strategi pengembangan kawasan diluncurkan oleh pemerintah. Mulai dari pembangunan daerah tertinggal, program Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan area perdagangan bebas, serta pembangunan berbasis koridor dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Tiap strategi pembangunan kawasan akan menentukan seberapa besar peran pemerintah dan swasta dalam pembangunan kawasan. Pembangunan daerah tertinggal membutuhkan peran pemerintah yang besar untuk meningkatkan potensi ekonominya guna meningkatkan daya tarik daerah tersebut terhadap investasi. Pada KEK dan area perdagangan bebas, pemerintah membuka kesempatan yang besar bagi swasta untuk menjadi pengelola dan membangun kawasan.


(bersambung)

Foto: bappedapandeglang com

Penulis: Happy Fajrian

Kabar EkBis

02 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Wacana Kenaikan BBM Pengaruhi Usaha UKM di Depok

02 September 2014 - Agrikultur

BPS: Petani Bali Kreatif Olah Hasil Panen

Kabar Indonesia

02 September 2014 - Politik

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Executive Brief

BI: Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2014 lebih baik dari perkiraan bank sentral.

Bappenas sandingkan program prioritas Jokowi dengan program kebijakan SBY.

Pengamat: Pemerintah perlu genjot pertumbuhan ekonomi yang lambat.

BI isyaratkan akan terus menahan suku bunga acuan.

BPS catat kenaikan tarif tenaga listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang laju inflasi.

KSEI harapkan bank pembayaran transaksi bursa terintegrasi dengan fasilitas AKSes.

Wamenkeu: Target laju inflasi hingga akhir 2014 sebesar 5,3 persen dapat tercapai.

OJK akan bentuk tim pengembang surat utang.

Pengamat: Pembiayaan perbankan nasional masih terbatas dalam pembangunan infrastruktur.

OJK: Tingkat kepercayaan investor terhadap instrumen investasi reksa dana meningkat.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Recommended Reading

Selasa, 02/09/2014 21:22 WIB

BI: Penjualan Rumah pada Triwulan II Turun

Selasa, 02/09/2014 18:09 WIB

OJK: Pemberian Kredit Harus Perhatikan Aspek Lingkungan Hidup

Selasa, 02/09/2014 17:04 WIB

Aviliani Harapkan Pemerintahan Jokowi-JK Galakkan Padat Karya

Selasa, 02/09/2014 10:13 WIB

BI: Penggunaan Transaksi Non-Tunai Masih Rendah

Selasa, 02/09/2014 05:58 WIB

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Senin, 01/09/2014 16:04 WIB

OJK Cabut Izin PT Cahyagold Prasetya Finance

Senin, 01/09/2014 14:07 WIB

BPS: Ekspor Juli 2014 Turun 6,03%

Senin, 01/09/2014 13:17 WIB

BPS Catat Inflasi Agustus 2014 Sebesar 0,47%

Entertainment & Life Style

31 Agustus 2014 - Olahraga

Alex Song "Barcelona" Perkuat West Ham

31 Agustus 2014 - Olahraga

Chelsea Tundukkan Everton